Padang – Komunitas Padang Kuno kembali menggelar aksi sedekah buku, kali ini sasarannya adalah Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) Gema Justisia Fakultas Hukum Universitas Andalas (Unand).
Kegiatan berlangsung di Sekretariat LPM Gema Justisia, Kampus Unand Limau Manis, Jumat (27/2/2026).
Ini merupakan aksi sedekah buku yang ketiga kalinya dilakukan oleh Komunitas Padang Kuno. Aksi serupa pertama kali digelar pada tahun 2023.
Ketua Komunitas Padang Kuno, Eko Kurniawan, menyampaikan bahwa sedekah buku ini adalah wujud pengabdian untuk memberikan manfaat bagi mahasiswa.
“Tujuannya agar mahasiswa lebih rajin membaca, menulis, dan berdiskusi,” ujarnya.
Eko menambahkan, mahasiswa sebagai agen perubahan diharapkan dapat berkontribusi menuju Indonesia Emas 2045.
Pimpinan Umum LPM Gema Justisia, nayla Putri Dinisha, menyambut baik aksi ini dan menyebutnya sebagai aksi nyata bahwa sedekah tidak hanya berupa uang.
“Kehadiran komunitas Padang Kuno adalah bagian kolaborasi untuk gerakan literasi gemar membaca di kampus,” kata Nayla.
Nayla menambahkan, kampus saat ini membutuhkan gerakan rajin membaca buku, daya kritis, serta menumbuhkan melek teknologi. Kolaborasi antar pihak terkait, masyarakat, dan mahasiswa menjadi motor penggeraknya.
LPM Gema Justisia sendiri telah memiliki website www.lpm-gemajustisia.com sejak 2012. hak merek lambang LPM Gema Justisia juga sudah didaftarkan ke Kementerian Hukum pada 2022.
LPM Gema Justisia memiliki banyak alumni yang sukses di berbagai bidang, beberapa di antaranya adalah hakim MK Saldi Isra dan pengamat Hukum Tata Negara Feri Amsari.
komunitas Padang Kuno sendiri telah berdiri sejak 2019. Agenda rutin komunitas ini adalah diskusi, sedekah buku, dan kampanye gerakan literasi, sejarah, dan budaya.
Pada tahun 2026, Komunitas padang Kuno berkolaborasi dengan Kementerian Kebudayaan RI akan menyelenggarakan Lokakarya Promosi Budaya. Survei lokasi akan dilaksanakan pada 9-11 Maret mendatang.







