Tutup
News

Sumbar Berantas Narkoba, Gubernur Ancam Pecat ASN Terlibat

90
×

Sumbar Berantas Narkoba, Gubernur Ancam Pecat ASN Terlibat

Sebarkan artikel ini
gubernur-mahyeldi-:-asn-terlibat-narkoba-tidak-akan-ditoleransi
Gubernur Mahyeldi : ASN Terlibat Narkoba Tidak Akan Ditoleransi

Padang – Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi Ansharullah, menyatakan tidak akan memberikan toleransi bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) yang terlibat narkoba. Sanksi tegas hingga pemecatan menanti ASN yang terbukti menyalahgunakan narkotika.”Kalau ada ASN yang terlibat narkoba, akan kita jatuhi sanksi tegas, bahkan tidak tertutup kemungkinan yang bersangkutan bisa dipecat,” tegas Mahyeldi saat menghadiri pemusnahan barang bukti narkotika di Mapolda Sumbar, Selasa (3/3/2026).

Mahyeldi menekankan bahwa ASN sebagai pelayan publik harus menjadi teladan bagi masyarakat.Dalam kegiatan tersebut, polda Sumbar memusnahkan barang bukti sabu seberat lebih dari 6,4 kilogram. Pemusnahan ini dihadiri oleh perwakilan kejaksaan, TNI, Bea Cukai, pemerintah daerah, dan tokoh masyarakat.

Mahyeldi mengapresiasi kinerja Polda Sumbar dalam mengungkap jaringan peredaran narkotika berskala besar. Ia berharap sinergitas lintas sektor dapat menekan angka peredaran narkoba di sumbar.

“Maraknya peredaran narkoba di Sumbar harus diberantas habis. Kita tidak boleh lengah. ini ancaman nyata bagi generasi muda kita,” ujarnya.

Menurutnya, pemberantasan narkoba harus diperkuat melalui edukasi dan pencegahan hingga ke sekolah dan nagari, tidak hanya penindakan hukum.

“Narkoba adalah musuh bersama. Semua pihak harus terlibat, mulai dari pemerintah, aparat, tokoh adat, tokoh agama, hingga keluarga,” katanya.

Wakil Kepala Kepolisian Daerah Sumbar, Solihin, menjelaskan bahwa sepanjang Februari 2026, Ditresnarkoba Polda Sumbar berhasil mengungkap tiga kasus menonjol dengan total lima tersangka.

Dua kasus terjadi di kawasan Bandara Internasional Minangkabau, Kabupaten Padang Pariaman, dan satu kasus di Kota Padang. Dari ketiga kasus tersebut, diamankan 33 paket sabu dengan berat keseluruhan lebih dari 6,4 kilogram.

Solihin menegaskan pengungkapan ini adalah langkah tegas menyelamatkan ribuan jiwa dari ancaman narkotika. Polda Sumbar akan terus bertindak profesional dan tanpa kompromi terhadap jaringan narkoba serta mengajak masyarakat memutus mata rantainya.