Tutup
News

DPRD Sumbar Kaji Ulang Tambang Andesit Usai Terima Keluhan

249
×

DPRD Sumbar Kaji Ulang Tambang Andesit Usai Terima Keluhan

Sebarkan artikel ini
anggota-komisi-iv -dprd-sumbar-gino -irwan-terima-aspirasi-warga-kasang-terkait-tambang-batu-andesit
Anggota Komisi IV  DPRD Sumbar Gino  Irwan Terima Aspirasi Warga Kasang terkait Tambang Batu andesit

Padang – Anggota Komisi IV DPRD Sumatera Barat, Gino Irwan, berjanji menindaklanjuti keluhan warga terkait aktivitas tambang andesit di Padang Pariaman.Janji ini disampaikan saat menerima audiensi dari Perhimpunan Bantuan Hukum dan Hak Asasi Manusia Indonesia Sumatera Barat (PBHI Sumbar) di DPRD Sumbar, Senin (9/3/2026).

“Kita akan koordinasikan untuk tinjau ulang,kalau ada diskriminalisasi dan kita akan tindaklanjuti sesuai aturan yang berlaku,” tegas gino.

Gino menegaskan, DPRD Sumbar memiliki kewenangan menindaklanjuti aspirasi masyarakat sesuai aturan.

ia berharap, persoalan ini tidak berlarut-larut dan dapat diselesaikan dengan baik.

“Kita tidak ingin persoalan menjadi berlarut-larut, karena idealnya masalah pasti ada solusi,” ujarnya.

Ia menambahkan, pihak masyarakat, pemerintah kabupaten, pemerintah provinsi, dan investor harus menjalankan aturan yang berlaku.

Sebelumnya, warga Nagari Kasang, Kabupaten Padang Pariaman, memprotes aktivitas tambang batu andesit PT Dayan Bumi Artha.warga khawatir aktivitas tambang meningkatkan risiko longsor, banjir, dan kerusakan sumber air di kawasan DAS Batang Anai.

Salah seorang peserta audiensi mengungkapkan, warga merasa tidak dilibatkan sejak awal perencanaan tambang.

“Kita sengaja menyampaikan aspirasi soal tambang Andesit di Padang Pariaman, karena menimbulkan keresahan perempuan khususnya di Padang Pariaman,” ujarnya.Ia juga menuding tanda tangan warga disalahgunakan untuk kepentingan tambang.”Kami perempuan diminta berikan tanda tangan, awalnya dijanjikan akan diberi fasilitas air bersih, tetapi setelah berjalan waktu terungkap tanda tangan kami disalahgunakan,” ungkapnya.

Bahkan, ia mengaku mendapat ancaman terkait penolakan tambang ini.

“Kami datang kesini saja, dapat ancaman. Kami minta hentikan tambang andesit di Kasang,” pungkasnya.