Padang – Festival Literasi Internasional Minangkabau (IMLF) ke-4 menggelar lomba unik untuk melestarikan bahasa Minang. Lomba ini mendorong penggunaan bahasa daerah di media sosial.
Lomba Ungkapan Kata-Kata Klasik Minangkabau ini terbuka untuk umum, pelajar, dan mahasiswa.
Ketua IMLF-4, Sastri Bakry, mengungkapkan kekhawatirannya atas semakin jarangnya penggunaan bahasa Minang di kalangan keluarga Minangkabau. Banyak kata-kata klasik yang mulai asing di telinga generasi muda.
“Lomba ini diharapkan dapat memfasilitasi LKAAM Sumatera barat untuk menghadirkan kembali ungkapan kata-kata klasik Minangkabau di media sosial,” ujar Sastri, Minggu (15/3/2026).
Koordinator lomba, Rani Silvia, menjelaskan peserta diminta membuat video singkat berdurasi maksimal 2 menit. video tersebut menampilkan dialog menggunakan kata-kata klasik Minangkabau minimal 15 kata.
“Dialog harus bernuansa Minang, sesuai dengan dialek daerah masing-masing,” jelas Rani.
Naskah dialog dalam format word juga wajib disertakan bersama video melalui Google Form (https://bit.ly/LombaDialogKataKataKlasikMinangkabauimlf2026).
Tema ungkapan harus berkaitan dengan adat Minangkabau, kehidupan, pendidikan, moral, atau nilai-nilai kearifan lokal. Karya tidak boleh mengandung unsur SARA, ujaran kebencian, kekerasan, atau hal-hal yang bertentangan dengan adat dan norma Minangkabau.
Video yang diunggah ke media sosial (Instagram, TikTok, Facebook, atau Youtube) wajib menandai akun resmi IMLF dan memuat logo IMLF-4 tahun 2026 serta ikon 100 Tahun Jam Gadang Bukittinggi.
Pendaftaran dikenakan biaya Rp200.000.
Hadiah yang diperebutkan cukup menggiurkan. Juara 1 akan mendapatkan uang tunai Rp3 juta, bingkisan buku, dan piagam penghargaan. Juara 2 meraih Rp2 juta, bingkisan buku, dan piagam penghargaan. Sementara juara 3 mendapatkan Rp1 juta, bingkisan buku, dan piagam penghargaan.
Batas akhir pengiriman karya adalah 1 Mei 2026. Informasi lebih lanjut dapat menghubungi narahubung di nomor 0896-5962-2202.
Rani mengajak masyarakat yang gemar membuat konten video untuk memanfaatkan kesempatan ini. “Mari semarakkan kembali penggunaan kata-kata klasik Minangkabau melalui media sosial,” ajaknya.
Pengumuman pemenang akan dilakukan melalui Instagram, website Satupena Sumatera Barat (https://satupenasumbar.id/), dan media online lainnya.







