Tutup
EkonomiInvestasiPerbankanPolitik

Menteri PU Pecat Dirjen, Prabowo Ungkap Pembenahan Tata Kelola

271
×

Menteri PU Pecat Dirjen, Prabowo Ungkap Pembenahan Tata Kelola

Sebarkan artikel ini
prabowo:-menteri-pu-pecat-dua-dirjen
Prabowo: Menteri PU Pecat Dua Dirjen

Jakarta – Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan langkah tegas Menteri Pekerjaan Umum (PU), Dody Hanggodo, yang telah memberhentikan dua direktur jenderal (dirjen) di kementeriannya.

Prabowo menyatakan, tindakan ini merupakan bagian dari upaya pembenahan tata kelola pemerintahan dan penindakan terhadap praktik yang dianggap tidak sesuai.

“Kalau Anda lihat menteri PU saya sekarang, siapa? Dody ya? Orangnya kan baik, tapi kalau mau main-main, plak, dia pecat dua dirjen,” kata Prabowo dalam wawancara di kediamannya di Hambalang, Jawa Barat, Kamis (19/3).Menurut Prabowo, langkah tersebut adalah bagian dari upaya pemerintah untuk memperbaiki tata kelola (governance) dan memperkuat penegakan hukum di berbagai institusi.

Pembenahan ini dinilai penting untuk meningkatkan kepercayaan terhadap pemerintah, termasuk dalam menarik investasi.

“Kita harus beresin governance kita. Hal-hal… apa ya, kecenderungan selalu menipu, bener enggak? Iya kan? Nyelundup, under-invoicing, semua praktik-praktik itulah. Ini pelan-pelan kita benahi,” ujarnya.

Prabowo juga menyinggung perlunya pembenahan di berbagai lembaga, termasuk Direktorat jenderal Pajak (DJP) dan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Kementerian Keuangan.

Ia mengatakan, perbaikan tersebut mulai menunjukkan dampak positif terhadap penerimaan negara.”mungkin,dengan kita bersihkan direktorat Pajak,ini ada peningkatan. Ini sekarang bea Cukai harus kita bersihkan juga.Semua institusi-institusi kita harus kita bersihkan,” tegasnya.

Pemerintah, lanjut Prabowo, terus mendorong perbaikan sistem dan budaya birokrasi untuk menciptakan lingkungan yang lebih transparan dan akuntabel.

ia juga menekankan pentingnya menjaga fondasi ekonomi dan tata kelola pemerintahan, serta kaitannya dengan persepsi terhadap kondisi investasi di Indonesia.

Prabowo menyinggung potensi besar Indonesia dari sisi jumlah penduduk dan sumber daya alam.

Ia meyakini, dengan pembenahan yang berkelanjutan, potensi tersebut dapat mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih tinggi.

Di sisi lain, ia mengingatkan agar penilaian terhadap kondisi dalam negeri dilakukan secara proporsional, mengingat berbagai negara juga menghadapi tantangan sosial masing-masing.

Pemerintah, kata dia, tetap berupaya memperbaiki berbagai kekurangan di dalam birokrasi secara bertahap.

“Jadi always strengthen our fundamentals. Itu satu. Yang penting, kita punya rule of law and governance itu baik. Uang tuh kan masuk. mau perang, enggak perang, uang kan masuk,” tuturnya.

“Rakyat kita masih banyak yang katakanlah masih sederhana hidupnya, katakanlah masih kurang hidupnya. Jadi kalau ini kita berdayakan, we can empower them with money, can you imagine the growth? Jadi saya lihat, kita harus beresin lingkungan kita. Kita harus beresin budaya kita,” pungkas Prabowo.