Tutup
BisnisEkonomiEmasKoperasiNews

ANTAM Genjot Transparansi Emas, DPR Beri Apresiasi

177
×

ANTAM Genjot Transparansi Emas, DPR Beri Apresiasi

Sebarkan artikel ini
komisi-vi-dpr-apresiasi-kinerja-antam,-harap-tata-kelola-emas-diperkuat
Komisi VI DPR Apresiasi Kinerja ANTAM, Harap Tata Kelola Emas Diperkuat

Jakarta – Komisi VI DPR RI memberikan apresiasi kepada BUMN tambang, termasuk PT Aneka Tambang Tbk (ANTAM), atas kinerja positif yang berhasil dipertahankan di tengah tekanan harga komoditas global sepanjang tahun 2025.

Apresiasi ini disampaikan oleh Pimpinan Komisi VI DPR RI, Nurdin Halid.

Nurdin Halid menilai sektor pertambangan memiliki peran strategis dalam mendorong hilirisasi mineral dan transformasi ekonomi nasional berbasis nilai tambah.

“sektor pertambangan menjadi tulang punggung dalam membangun rantai pasok industri dari hulu hingga hilir,” kata Nurdin saat rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi VI DPR RI, Selasa (31/3/2026).

Ia menekankan pentingnya penguatan tata kelola, termasuk dalam pengelolaan emas.

Nurdin juga mendorong ANTAM untuk berperan aktif dalam program strategis nasional,termasuk pelibatan koperasi dalam ekosistem tambang.

Menurutnya, praktik penambangan ilegal, khususnya emas, dapat diselesaikan melalui pendekatan koperasi seperti yang telah dilakukan oleh PT Timah.

“Dengan skema koperasi, diharapkan para penambang mendapatkan manfaat yang lebih adil sekaligus mengurangi praktik perantara yang merugikan,” ujarnya.

Sementara itu,Direktur Utama ANTAM,Untung Budiarto,menyatakan perseroan terus memperkuat tata kelola bisnis emas melalui strategi transparansi dan pengembangan kanal penjualan yang terintegrasi.

ANTAM mengadopsi pendekatan omnichannel untuk menjangkau pasar yang lebih luas,baik segmen korporasi (B2B) maupun ritel (B2C).

“Ini adalah kanal penjualan ANTAM yang terbagi menjadi B2B dan B2C, mencakup emas fisik, jasa emas, dan emas digital,” jelas Untung.

Pada segmen B2B, ANTAM melayani pelanggan korporasi dan wholesale, termasuk layanan pemurnian dan analisa emas, serta platform emas digital Brankas untuk korporasi.

Untuk segmen ritel, penjualan dilakukan melalui Butik Emas Logam Mulia (BELM), pameran, hingga kanal digital seperti website resmi dan berbagai platform e-commerce.

“Penjualan emas juga dilakukan melalui berbagai platform e-commerce seperti Tokopedia dan Shopee, serta layanan emas digital Brankas untuk segmen individu,” imbuhnya.

Untung menjelaskan,integrasi kanal fisik dan digital ini menjadi bagian dari transformasi bisnis perusahaan.

Selain itu, ANTAM juga meningkatkan transparansi dengan menghadirkan informasi stok emas secara real-time yang dapat diakses melalui mesin antrean, website, dan layar di BELM.