Padang – Perkumpulan Penulis SatuPena Sumatera Barat resmi mengumumkan daftar nominasi untuk kategori Penulis Prolifik dan Penulis Berprestasi tahun 2026.Pengumuman ini menjadi rangkaian persiapan menjelang perhelatan International Minangkabau Literacy Festival (IMLF) ke-4 yang akan digelar di Bukittinggi pada juni 2026 mendatang.
Daftar nominasi tersebut merupakan hasil rapat Dewan Juri yang dilaksanakan secara daring pada 7-8 April 2026.Tim juri yang terdiri dari Sastri Bakry, Armaidi Tanjung, Saunir, yurnaldi, dan Leni Marlina telah menyeleksi para anggota berdasarkan konsistensi menulis di berbagai platform, baik buku, media massa, maupun ruang komunitas dan media sosial.
Ketua SatuPena Sumbar, Sastri Bakry, menegaskan bahwa penilaian tidak hanya bertumpu pada kuantitas karya.
“Nama-nama yang diusulkan merupakan anggota yang dinilai aktif menulis secara konsisten.Sejumlah nama juga diajukan karena memiliki capaian atau pengakuan dari lembaga di luar SatuPena,” ujar Sastri.
Untuk kategori Penulis Prolifik, nominasi diberikan kepada Edrawati (Padang), Fredrik Tirtosuryo Esoputra (Padang Panjang), dan Meria Fitriwati (Pesisir Selatan).
Sementara itu,kategori Penulis Berprestasi diisi oleh Anggun Gunawan (Jakarta),Dilla (Bukittinggi),Duski Samad (Padang),dan M. Isa gautama (Padang).
Anggota Dewan Juri, Leni Marlina, menambahkan bahwa integritas pribadi dan kontribusi aktif dalam kegiatan organisasi menjadi poin krusial dalam penilaian.
“Dewan juri tidak hanya melihat jumlah tulisan atau mutu karya. Integritas pribadi, konsistensi dalam berkarya, serta kontribusi dalam kegiatan-kegiatan SatuPena Sumbar juga menjadi bagian penting dalam pertimbangan,” jelas Leni.
Daftar nominasi ini disusun secara alfabetis dan tidak menunjukkan peringkat akhir. Dewan Juri nantinya akan memilih satu penerima penghargaan untuk masing-masing kategori.
Puncak penganugerahan direncanakan berlangsung pada 3 Juni 2026, bertepatan dengan acara welcome Dinner IMLF ke-4 di Balairung Rumah Dinas Wali Kota Bukittinggi.
Padang – Perkumpulan Penulis satupena Sumatera Barat resmi mengumumkan daftar nominasi untuk kategori Penulis Prolifik dan Penulis Berprestasi tahun 2026. Pengumuman ini menjadi rangkaian persiapan menjelang perhelatan International Minangkabau Literacy Festival (IMLF) ke-4 yang akan digelar di Bukittinggi pada Juni 2026 mendatang.
Daftar nominasi tersebut merupakan hasil rapat Dewan Juri yang berlangsung secara daring pada 7-8 April 2026. Tim juri yang terlibat dalam proses seleksi ini terdiri dari Sastri Bakry, Armaidi Tanjung, Saunir, Yurnaldi, dan Leni Marlina.
Para juri menyeleksi anggota berdasarkan konsistensi dalam menulis, baik melalui buku, media massa, maupun aktivitas literasi di ruang komunitas dan media sosial.
Ketua SatuPena Sumbar, Sastri bakry, menjelaskan bahwa kriteria penilaian tidak hanya terpaku pada jumlah karya.
“Nama-nama yang diusulkan merupakan anggota yang dinilai aktif menulis secara konsisten. Sejumlah nama juga diajukan karena memiliki capaian atau pengakuan dari lembaga di luar SatuPena,” ujar Sastri.
Untuk kategori Penulis Prolifik, nominasi diberikan kepada Edrawati (Padang), Fredrik tirtosuryo Esoputra (Padang Panjang), dan Meria Fitriwati (Pesisir Selatan).
Sementara itu, kategori Penulis Berprestasi diisi oleh Anggun Gunawan (Jakarta), Dilla (Bukittinggi), Duski Samad (Padang), dan M. Isa Gautama (Padang).
Anggota Dewan Juri, Leni Marlina, menambahkan bahwa integritas pribadi dan kontribusi aktif dalam kegiatan satupena Sumbar menjadi poin krusial dalam penilaian.
“Dewan juri tidak hanya melihat jumlah tulisan atau mutu karya. Integritas pribadi, konsistensi dalam berkarya, serta kontribusi dalam kegiatan-kegiatan SatuPena Sumbar juga menjadi bagian penting dalam pertimbangan,” jelas Leni.
Daftar nominasi tersebut disusun secara alfabetis dan tidak menunjukkan peringkat akhir. Nantinya, Dewan Juri akan memilih satu penerima penghargaan untuk masing-masing kategori.
Puncak penganugerahan direncanakan berlangsung pada 3 Juni 2026, bertepatan dengan acara Welcome Dinner IMLF ke-4 di Balairung Rumah Dinas Wali Kota Bukittinggi.







