Tutup
NewsPariwisataRegulasi

Perkuat Industri Halal, Gubernur Sumbar Dorong Ekonomi dan Keuangan Syariah

1221
×

Perkuat Industri Halal, Gubernur Sumbar Dorong Ekonomi dan Keuangan Syariah

Sebarkan artikel ini
Foto : posmetro

SUMBARBISNIS – Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi, membuka Rapat Koordinasi Komite Daerah Ekonomi dan Keuangan Syariah (KDEKS) Sumbar Tahun 2023. Ekonomi dan keuangan syariah telah menjadi sumber pertumbuhan ekonomi baru yang akan mewujudkan Sumatra Barat sebagai pusat industri halal di Indonesia.

Dalam rakor ini, langkah-langkah untuk mengembangkan ekonomi dan keuangan syariah diperkuat di berbagai sektor. Hal ini demi menjadikan Sumbar sebagai provinsi halal yang optimal. Mahyeldi menekankan bahwa kolaborasi antara KDEKS dan OPD terkait serta dukungan dari Wapres RI, Ma’ruf Amin, mempengaruhi pertumbuhan ekonomi dan keuangan syariah di Sumbar.

Motto ABS-SBK Jadi Poin Penting Menuju Pusat Industri Halal

Sumbar ditargetkan menjadi pusat industri halal karena mayoritas masyarakatnya muslim. Mahyeldi menegaskan pentingnya menjaga kearifan lokal dengan moto adat basandi syarak – syarak basandi kitabullah (ABS-SBK). Di samping itu, pengembangan kuliner, fashion, pariwisata, dan UMKM halal menjadi fokus dalam upaya ini.

Selain aspek lokal, perkembangan ekonomi syariah juga mencakup tren global, termasuk halal lifestyle dalam makanan, busana muslim, pariwisata, kosmetik, dan obat-obatan halal. Ini menjadi bagian dari perubahan yang terlihat secara global.

Fyi, Komite Daerah Ekonomi dan Keuangan Syariah (KDEKS) telah berdiri sebanyak 24 di seluruh Indonesia.

Regulasi

SumbarSumbarbisnis.com JAKARTA. PT Vale Indonesia Tbk (INCO) memberikan tanggpan atas dampak rencana penerbitan Peraturan Pemerintah (PP) Tata Kelola Ekspor Sumber Daya Alam (SDA). Melalui beleid tersebut, aktivitas ekspor sejumlah komoditas SDA bakal melalui satu pintu. Sekretaris Perusahaan Vale Indonesia, Ranty Astari Rachman mengatakan, pihaknya memahami bahwa pemerintah berencana menerbitkan PP Tata Kelola Ekspor SDA untuk memperkuat tata kelola…

Regulasi

SumbarSumbarbisnis.com JAKARTA. Saham bank berkapitalisasi besar alias big banks selama sepekan lalu masih menjadi saham yang paling banyak dijual asing. Aksi jual asing tersebut membuat pergerakan saham emiten big banks kompak ikut menurun. Diantara saham big banks yakni PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI), PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) dan PT Bank Mandiri Tbk (BMRI), saham yang turun paling tajam adalah saham…

Regulasi

SumbarSumbarbisnis.com JAKARTA. PT Megalestari Epack Sentosaraya Tbk (EPAC) akan berganti kepemilikan. Perusahaan yang bergerak di bidang industries barang dari plastik untuk pengemasan ini menjelaskan, rencana tersebut setelah pihaknya mengetahui bahwa pemegang saham pengendali lama telah menandatangani perjanjian untuk menjual seluruh sahamnya. “Kami sampaikan bahwa pada hari Senin, 25 Mei 2026, telah dilakukan penandatanganan Pengikatan Jual Beli…