Tutup
NewsPeristiwa

Delapan Korban Kecelakaan Helikopter di Sanggau Berhasil Dievakuasi

100
×

Delapan Korban Kecelakaan Helikopter di Sanggau Berhasil Dievakuasi

Sebarkan artikel ini
8-orang-meninggal,-kemenhub-ungkap-kronologi-jatuhnya-helikopter-di-sanggau-kalbar
8 Orang Meninggal, Kemenhub Ungkap Kronologi Jatuhnya Helikopter di Sanggau Kalbar

sekadau – Seluruh penumpang dan awak helikopter Airbus EC 130 T2 dengan registrasi PK-CFX yang jatuh di kawasan hutan Kabupaten Sanggau,Kalimantan Barat,dinyatakan meninggal dunia. Tim SAR gabungan telah mengevakuasi kedelapan jenazah dari lokasi kejadian.

Kecelakaan helikopter milik PT Matthew Air Nusantara ini terjadi pada Kamis (16/4/2026). Helikopter tersebut membawa delapan orang yang terdiri dari pilot Capt. Marindra Wibowo, engineer Harun Arasyid, serta enam penumpang yakni Mr. Patrick K. (WN Malaysia), Mr. Victor T., Mr. Charles L., Mr. Joko C., Mr. Fauzie O., dan Mr. Sugito.

direktur jenderal Perhubungan Udara, Lukman F. Laisa, menyampaikan duka cita mendalam atas musibah tersebut. Ia menegaskan bahwa pihaknya bersama AirNav Indonesia, Basarnas, dan TNI AU terus berkoordinasi untuk penanganan lebih lanjut.

“Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya kepada seluruh keluarga korban,” ujar Lukman, Jumat (17/4/2026).

Berdasarkan kronologi, helikopter lepas landas dari helipad PT Cipta Mahkota (CMA) menuju Helipad PT Graha Agro Nusantara 1 (GAN1) pada pukul 07.37 WIB.Sekitar satu jam kemudian, tepatnya pukul 08.39 WIB,pesawat mengirimkan sinyal darurat saat melintasi kawasan hutan Kalimantan Barat.Pesawat kemudian dinyatakan hilang kontak pada pukul 09.15 WIB. AirNav Indonesia pun menerbitkan notifikasi darurat (DETRESFA) pada pukul 10.43 WIB sesuai prosedur yang berlaku.Terkait insiden ini, otoritas penerbangan mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak berspekulasi. Pihaknya meminta publik menunggu informasi resmi dari pemerintah terkait perkembangan hasil investigasi.