Tutup
NewsPendidikan

Maigus Nasir Targetkan Nol Persen ATS Padang dalam Empat Tahun

181
×

Maigus Nasir Targetkan Nol Persen ATS Padang dalam Empat Tahun

Sebarkan artikel ini
wawako-maigus-nasir-targetkan-0-persen-anak-tidak-sekolah-dalam-4-tahun
Wawako Maigus Nasir Targetkan 0 persen Anak Tidak Sekolah dalam 4 Tahun

Padang – Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir menargetkan angka Anak Tidak Sekolah (ATS) di Kota Padang turun hingga nol persen dalam empat tahun ke depan. Untuk mencapai target itu, ia mengajak seluruh pihak memperkuat kolaborasi dan sinergi.

Hal itu disampaikan Maigus Nasir saat memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) dan Evaluasi pencegahan serta Penanganan ATS se-Kota Padang di Exhibition hall Lantai I Gedung Bagindo Aziz Chan Youth Center, Kamis (16/4/2026).

Maigus Nasir menyebut, berdasarkan data Pusat Data dan Informasi Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah per 1 April 2026, jumlah ATS di Kota Padang tercatat 6.615 anak. Angka itu menurun dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai 7.178 anak.

“Penurunan ini harus terus kita dorong secara bertahap. Target kita jelas, dalam empat tahun ke depan kota Padang mampu mencapai nol persen ATS. Pendidikan adalah tanggung jawab bersama, baik keluarga, masyarakat, maupun institusi pendidikan,” ujarnya.

ia menekankan, penanganan ATS harus diawali dengan kejelasan alamat anak, alur penyampaian data yang sistematis, serta sinkronisasi data yang berkelanjutan. Setelah itu, diperlukan penguatan koordinasi lintas OPD, termasuk dengan BKKBN dan instansi terkait lainnya.

“Arahan Bapak Wali kota Padang jelas, agar tidak ada anak yang terlepas dari akses pendidikan. Jika tidak bisa masuk sekolah formal,arahkan ke pendidikan nonformal seperti paket A,B,atau C. Yang penting, mereka tetap mendapatkan hak pendidikan dan tidak dibiarkan putus begitu saja,” tambahnya.

Ia juga menegaskan komitmen Pemerintah kota padang melalui program unggulan seperti Padang Juara dan Smart Surau yang bertujuan membentuk generasi cerdas secara intelektual, spiritual, serta berkarakter. Selain itu, Pemko Padang juga memberikan dukungan berupa seragam sekolah dan LKS gratis bagi anak dari keluarga kurang mampu.

Rakor itu diikuti kepala OPD terkait, camat, lurah, operator ATS, jajaran Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, koordinator pengawas SD dan SMP, penilik, kepala Satuan Pendidikan Nonformal dan sanggar Kegiatan Belajar (SPNF-SKB) Wilayah I dan II Kota Padang, serta ketua Forum Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) se-kota Padang.