Tutup
Regulasi

Harga LPG 12 Kg Naik Jadi Rp228 Ribu per Tabung

100
×

Harga LPG 12 Kg Naik Jadi Rp228 Ribu per Tabung

Sebarkan artikel ini

JAKARTA – PT Pertamina Patra Niaga resmi menaikkan harga Liquefied Petroleum Gas (LPG) nonsubsidi, baik untuk ukuran 12 kg maupun 5,5 kg, mulai 18 April 2026. Penyesuaian ini menjadi langkah pertama perusahaan sejak November 2023 menyusul tren kenaikan harga minyak mentah dunia.

Berdasarkan laman resmi perusahaan, harga LPG 12 kg kini ditetapkan sebesar Rp 228.000 per tabung, naik dari sebelumnya Rp 192.000. Sementara itu, harga LPG 5,5 kg melonjak 18,89% menjadi Rp 107.000 per tabung dari harga sebelumnya Rp 90.000.

Harga tersebut berlaku untuk wilayah Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, dan Nusa Tenggara Barat. Untuk provinsi lainnya, Pertamina menerapkan penyesuaian harga berdasarkan biaya distribusi di masing-masing wilayah.

Kenaikan harga ini dipicu oleh lonjakan *Indonesian Crude Price* (ICP) yang mencapai 102,26 dolar AS per barel pada Maret 2026. Angka tersebut naik signifikan sebesar 33,47 dolar AS per barel dibandingkan posisi Februari 2026.

Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian ESDM, Laode Sulaeman, menjelaskan bahwa lonjakan ICP terjadi akibat dinamika geopolitik global yang memanas sepanjang Maret 2026. Eskalasi konflik yang melibatkan Amerika Serikat, Israel, dan Iran telah berdampak langsung pada pasokan energi dunia.

Salah satu pemicu utama adalah terganggunya jalur distribusi energi global, termasuk penghentian pelayaran melalui Selat Hormuz yang menyumbang sekitar 20 persen pasokan minyak dunia. Selain itu, serangan terhadap fasilitas energi di kawasan Timur Tengah semakin memperkeruh kondisi pasokan energi internasional.

Sebagai informasi, penyesuaian harga ini mengakhiri periode stabilitas harga LPG nonsubsidi yang telah berlangsung sejak November 2023. Pada saat itu, Pertamina sempat menurunkan harga LPG 12 kg sebesar Rp 12.000 menjadi Rp 192.000 per tabung.

Regulasi

SumbarSumbarbisnis.com JAKARTA. Penghimpunan dana di pasar modal masih semarak, terutama aksi penambahan modal dengan skema memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) alias rights issue. Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI) per 17 April 2026, terdapat tiga perusahaan tercatat yang telah menerbitkan rights issue dengan total nilai Rp 3,75 triliun. Beberapa emiten baru mengantongi persetujuan dari Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) untuk…

Regulasi

SumbarSumbarbisnis.com JAKARTA. Harga emas dan perak melanjutkan penguatan pada pekan lalu, tetapi kenaikan ini dinilai belum mencerminkan perubahan tren di tengah ketidakpastian geopolitik global yang masih tinggi. Berdasarkan data Trading Economics, pada akhir perdagangan Jumat (17/4/2026), harga emas di pasar spot ditutup di level US$ 4.833 per ons troi, naik 1,72% dibandingkan pekan sebelumnya. Sementara itu, harga perak secara mingguan menguat…

Regulasi

SumbarSumbarbisnis.com JAKARTA. Kinerja reksadana campuran berbalik arah pada Maret 2026, dari semula mencatatkan imbal hasil positif menjadi tertekan. Berdasarkan data Infovesta, imbal hasil reksadana campuran pada Maret 2026 tercatat turun 5,62% secara bulanan. Padahal pada Februari 2026, kinerjanya masih tumbuh 1,44%. Senior Vice President, Head of Retail, Product Research & Distribution Henan Putihrai Asset Management (HPAM), Reza Fahmi Riawan,…

Regulasi

SumbarSumbarbisnis.com – JAKARTA. PT Bank CIMB Niaga Tbk (BNGA) bakal membagikan dividen tunai tahun buku 2025 senilai total Rp 4,07 triliun kepada para pemegang saham. Keputusan tersebut merujuk hasil Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Perseroan yang digelar pada Jumat (17/4/2026) lalu. Dalam keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia, dikutip Minggu (19/4/2026), manajemen CIMB Niaga menyebut nilai dividen yang dibagikan maksimal setara 60%…

Regulasi

SumbarSumbarbisnis.com JAKARTA. Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerikat Serikat (AS) melemah pada Jumat (17/4/2026). Mengutip Bloomberg, rupiah melemah 0,29% secara harian ke Rp 17.189 per dolar AS. Berdasarkan Jisdor Bank Indonesia (BI), rupiah melemah 0,27% secara harian ke Rp 17.189 per dolar AS. Chief Analyst Doo Financial Futures, Lukman Leong mengatakan, rupiah kembali melemah cukup besar dan mencatatkan rekor paling lemah sepanjang sejarah….

Regulasi

SumbarSumbarbisnis.com JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksikan berpeluang melanjutkan penguatan terbatas pada perdagangan Senin (20/4/2026), di tengah sentimen global yang masih dibayangi ketegangan geopolitik. Pada penutupan perdagangan Jumat (17/4/2026), IHSG ditutup menguat 0,17% ke level 7.634,00. Penguatan ini ditopang oleh antisipasi aksi korporasi emiten serta koreksi harga minyak mentah. Head of Retail Research MNC Sekuritas…