Tutup
News

Bupati Pasaman Tegur ASN, Tertibkan Aset dan Kejar PAD

80
×

Bupati Pasaman Tegur ASN, Tertibkan Aset dan Kejar PAD

Sebarkan artikel ini
bupati-welly-suhery-memberi-peringatan-keras-;-kinerja-asn,-progul-dan-optimalisasi-pendapatan-asli-daerah
Bupati Welly Suhery Memberi Peringatan Keras ; Kinerja ASN, Progul dan Optimalisasi Pendapatan Asli Daerah

Lubuk Sikaping – Bupati Pasaman Welly Suhery melontarkan peringatan keras kepada seluruh aparatur sipil negara saat memimpin apel pagi di halaman kantor bupati, Senin (4/5/2026). Dalam pengarahan yang diikuti pejabat eselon II, III, IV, hingga staf ASN itu, ia menyoroti disiplin kerja, pengelolaan aset daerah, laporan program unggulan, dan percepatan realisasi pendapatan asli daerah (PAD).

Sorotan utama Welly tertuju pada tertibnya pemakaian kendaraan dinas. Ia mengungkap masih ada mobil dan motor operasional yang tidak dikelola sesuai ketentuan, mulai dari tidak disimpan di garasi kantor, belum diberi stiker logo Pasaman, hingga dokumen kendaraannya belum lengkap.

“Saya tegaskan, jangan main-main dengan aset daerah. Semua penggunaan aset harus punya dasar hukum yang jelas dan tidak boleh dilakukan tanpa persetujuan kepala daerah. Kalau dilanggar, risikonya bisa berurusan dengan hukum,” kata Welly.Ia langsung memerintahkan Bidang Aset dan Akuntansi bersama Badan Keuangan Daerah (Bakeuda) turun tangan menertibkan persoalan itu. Pengawasan, menurut dia, harus dimulai segera dan disertai penindakan sesuai aturan yang berlaku.

Welly menilai tata kelola aset yang rapi bukan sekadar urusan administrasi, melainkan bagian dari disiplin birokrasi. Karena itu, ia meminta seluruh perangkat daerah memastikan setiap fasilitas milik negara dipakai secara bertanggung jawab agar tidak muncul penyimpangan.

Di sisi lain,Welly juga menekan jajarannya untuk mempercepat capaian PAD serta realisasi program prioritas. Ia menyebut target pendapatan daerah tidak boleh berjalan lambat karena akan memengaruhi jadwal pelaksanaan pembangunan.

“Saya minta segera dilakukan rapat khusus percepatan supaya langkah-langkah konkret bisa langsung dijalankan dan target tercapai tepat waktu,” ujarnya.

Menutup arahannya, Welly menegaskan tidak ada ruang bagi budaya kerja lamban di lingkungan ASN. Ia meminta seluruh perangkat daerah bergerak lebih cepat, terukur, dan konsisten agar hasil pembangunan serta pelayanan publik benar-benar terlihat.