Tutup
Teknologi

Epson Buka Pendaftaran Pano Awards 2026 dengan Kategori Aerial

55
×

Epson Buka Pendaftaran Pano Awards 2026 dengan Kategori Aerial

Sebarkan artikel ini
epson-asia-tenggara-buka-pendaftaran-untuk-‘the-17th-epson-international-pano-awards-2026’
Epson Asia Tenggara Buka Pendaftaran untuk ‘The 17th Epson International Pano Awards 2026’

Jakarta – Epson kembali membuka pendaftaran Epson International Pano Awards ke-17, kompetisi fotografi panorama yang dikenal sebagai salah satu ajang terbesar di dunia. Melalui kemitraan berkelanjutan dengan The Pano awards, perusahaan itu tetap menempatkan dirinya sebagai sponsor utama dalam perhelatan tahunan tersebut.

Tahun ini, penyelenggara menghadirkan kategori baru bernama Aerial untuk kelas Terbuka dan Amatir. Langkah ini memperluas ruang bagi karya panorama hasil pemotretan udara dan penggunaan drone yang kian digemari fotografer.

Di luar kategori anyar itu, peserta masih bisa bertanding di kelompok Alam dan Lanskap, Lingkungan Buatan dan Arsitektur, serta VR/360. Seluruh kategori disiapkan untuk menjangkau ragam pendekatan visual sekaligus menguji kekuatan teknis dan naratif para peserta.

Kompetisi ini menyediakan total hadiah lebih dari US$50.000. Hadiah tersebut mencakup US$15.000 uang tunai dan paket hadiah untuk juara umum kategori Terbuka, dengan nilai total hadiah produk dan tunai di kelas itu melampaui US$11.000.

Epson Asia Tenggara menilai ajang ini penting bagi para pencerita visual di kawasan tersebut. Perusahaan menyebut kompetisi itu menjadi panggung untuk menampilkan keindahan dunia dalam format panorama sekaligus mendorong fotografer Asia Tenggara agar lebih percaya diri bersaing di level global.

Jejak kawasan Asia Tenggara di ajang ini juga mulai menonjol dalam beberapa tahun terakhir. Pada edisi sebelumnya, William Chua dari Singapura merebut gelar Southeast Asia Open Photographer of the Year 2025 lewat foto “Wildebeest” yang merekam dramatisnya migrasi besar di Kenya.

Prestasi serupa juga datang dari Vietnam. Cao Thi Ngoc Diem melaju ke babak final lewat karya “Silk of the Sea”, yang menegaskan kuatnya kualitas fotografer dari kawasan tersebut di ranah panorama.

Sejak pertama kali digelar pada 2010, Epson International Pano Awards berkembang menjadi salah satu kompetisi paling bergengsi bagi fotografer panorama dunia.Pada 2025, ajang ini menerima lebih dari 3.000 karya dari 95 negara.

Minat dari Asia, khususnya Asia Tenggara, juga terus meningkat. Tren itu menunjukkan makin kuatnya talenta fotografer dari kawasan ini dalam percaturan fotografi panorama internasional.

Kurator The epson International Pano Awards, David Evans, mengatakan fotografer profesional maupun amatir dari seluruh dunia diundang untuk ikut serta. Ia juga mengumumkan potongan biaya 20 persen bagi peserta yang mengirim minimal lima foto pada periode awal pendaftaran, disertai kesempatan memperebutkan hadiah kurator senilai US$1.000.