Jakarta – Samsung membidik kebutuhan wisatawan modern yang tak hanya bergerak lintas negara, tetapi juga harus sigap menghadapi kendala bahasa dan ancaman privasi saat memakai ponsel di tempat umum. Lewat Galaxy S26 Ultra, perusahaan itu menonjolkan dua fitur utama yang dirancang untuk menjawab situasi tersebut: Circle to Search 3.0 dan Privacy Display.Circle to Search 3.0 hadir dengan pembaruan Scroll and Translate yang memungkinkan terjemahan berlangsung terus-menerus saat layar digulir. Pengguna tak perlu mengulang proses penerjemahan dari awal setiap kali pindah ke bagian lain teks.
Fitur ini ditujukan untuk membantu saat wisatawan membaca ulasan restoran, menelusuri situs perjalanan asing, atau mencari petunjuk transportasi di negara baru. Seluruh proses bisa dilakukan langsung di layar tanpa harus berpindah aplikasi.
Samsung juga memperluas fungsi pencarian lewat kamera. Pengguna cukup menekan tombol home, lalu mengarahkan kamera ke objek yang ingin dikenali. Dalam konteks perjalanan, fitur ini bisa dipakai untuk mencari informasi pakaian yang dibawa atau meminta rekomendasi gaya sesuai kebutuhan pengguna.
Dari sisi keamanan,Privacy Display menjadi jawaban ketika ponsel dipakai di ruang ramai seperti bandara,transportasi umum,atau area wisata. fitur ini membatasi sudut pandang layar agar isi hanya terlihat jelas oleh pengguna yang berada tepat di depan perangkat.
Saat dipakai membuka boarding pass, mengecek reservasi hotel, atau melakukan transaksi keuangan di luar negeri, tampilan akan meredup dari sisi samping. Dengan begitu,data sensitif tidak mudah terlihat orang lain.
“Fokus kami adalah memberikan kebebasan bagi pengguna, baik dalam mengeksplorasi dunia tanpa kendala bahasa maupun menjaga kerahasiaan informasi di tempat umum dengan Circle to Search terbaru dan Privacy Display,” ujar MX Product Marketing Senior Manager samsung Electronics indonesia, Ilham Indrawan.







