Tutup
BisnisEkonomiNewsTeknologi

AI Dorong PHK Profesi Bergaji Tinggi Dunia

87
×

AI Dorong PHK Profesi Bergaji Tinggi Dunia

Sebarkan artikel ini
daftar-pekerjaan-bergaji-tinggi-yang-kini-banyak-kena-phk,-ada-profesi-anda?
Daftar Pekerjaan Bergaji Tinggi yang Kini Banyak Kena PHK, Ada Profesi Anda?

Jakarta – Gelombang PHK di perusahaan global kini bergeser dari pekerjaan manual ke profesi bergaji tinggi yang selama ini dianggap aman. Dorongan efisiensi dan cepatnya pemanfaatan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) membuat sejumlah posisi di sektor teknologi ikut terpangkas.

Perubahan ini menandai pergeseran besar di dunia kerja. Banyak tugas rutin yang dulu dikerjakan tenaga profesional kini sudah diambil alih sistem otomatis, sehingga perusahaan memilih merampingkan organisasi dan mempertahankan peran yang dinilai paling strategis.

Mengutip The Economic Times, jumat, 15 Mei 2026, ada beberapa jabatan berpenghasilan tinggi yang paling rentan terdampak pemutusan hubungan kerja di berbagai perusahaan dunia.

Salah satu yang paling tertekan adalah software engineer. Selama ini profesi tersebut identik dengan gaji besar dan prospek menjanjikan, tetapi kini banyak perusahaan teknologi justru mengurangi kebutuhan pada posisi itu. Penyebabnya, pekerjaan coding dasar semakin sering dibantu AI, sehingga perusahaan cenderung mempertahankan tim yang lebih kecil dan sangat spesialis. Akibatnya, permintaan terhadap engineer level junior hingga menengah ikut menyusut.Tekanan serupa juga dialami data analyst dan data scientist. Peran mereka masih dibutuhkan, namun perusahaan tidak lagi agresif menambah tenaga untuk pekerjaan pengolahan data yang sifatnya berulang. Tugas seperti menyusun data sederhana, membuat visualisasi, hingga menyiapkan laporan berkala kini banyak ditangani otomatis.Kondisi ini membuat posisi entry level dan mid level semakin rawan masuk daftar PHK.

Divisi IT support dan technical support pun terkena imbasnya. Jika sebelumnya dua fungsi ini menjadi tulang punggung operasional perusahaan, kini sebagian pekerjaannya digantikan chatbot dan layanan otomatis.sejumlah perusahaan teknologi global bahkan telah melakukan restrukturisasi besar-besaran dan memangkas ribuan posisi support, sambil mempertahankan tenaga kerja yang menangani persoalan lebih kompleks.

Penyusutan juga terjadi di level product manager. Jabatan ini tergolong bergaji tinggi karena berperan penting dalam pengembangan produk digital. Namun, hadirnya AI dan berbagai perangkat otomatis membuat proses kerja bisa dilakukan dengan struktur tim yang lebih ramping. Karena itu, perusahaan semakin selektif dan cenderung mengurangi jumlah product manager demi efisiensi.