Tutup
News

Wamenaker Dorong SKKNI Perkuat Sertifikasi Maritim

91
×

Wamenaker Dorong SKKNI Perkuat Sertifikasi Maritim

Sebarkan artikel ini
wamenaker-tegaskan-skkni-perkuat-sertifikasi-sdm-maritim-tni-al
Wamenaker Tegaskan SKKNI Perkuat Sertifikasi SDM Maritim TNI AL

Jakarta – Wakil Menteri Ketenagakerjaan Afriansyah Noor menegaskan bahwa penguatan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia atau SKKNI menjadi fondasi penting untuk menjaga kualitas sumber daya manusia, terutama di bidang pertahanan dan keamanan maritim. Menurut dia, standar yang terukur dibutuhkan agar tenaga kerja memiliki kemampuan yang benar-benar sesuai dengan kebutuhan organisasi modern.

Pernyataan itu ia sampaikan saat menghadiri Penyaksian Awal uji Kompetensi atau witness sekaligus penguatan sistem sertifikasi kompetensi TNI Angkatan Laut di Jakarta, Rabu (13/5/2026). Dalam kesempatan itu, Afriansyah menekankan bahwa sertifikasi kompetensi tidak boleh dipersempit sebagai urusan administrasi.

“Sertifikasi kompetensi bukan sekadar proses administratif, melainkan bagian dari sistem penjaminan mutu nasional untuk memastikan setiap personel memiliki kapasitas yang terukur, profesional, adaptif, dan memenuhi standar kebutuhan organisasi modern,” kata Afriansyah.

Ia menjelaskan, urgensi sertifikasi semakin besar di tengah perubahan geopolitik dunia dan perkembangan teknologi yang bergerak cepat. Karena itu, personel TNI AL dituntut memiliki kompetensi yang relevan, kedisiplinan tinggi, dan kesiapan menghadapi tantangan yang terus berubah.

Afriansyah juga menyoroti posisi Indonesia sebagai negara kepulauan terbesar di dunia. menurut dia, wilayah maritim nasional bukan hanya penting untuk pertahanan, tetapi juga menjadi ruang strategis bagi ekonomi dan perdagangan internasional.

“Wilayah maritim indonesia merupakan ruang vital yang harus dijaga bersama.Karena itu dibutuhkan sistem pertahanan maritim yang kuat, modern, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi,” ujarnya.

Dalam agenda tersebut, Afriansyah turut mengapresiasi kerja sama TNI AL dengan Lembaga Sertifikasi Profesi TNI AL dalam memperkuat sertifikasi berbasis standar profesi. Ia menilai kolaborasi lintas sektor perlu terus diperluas agar Indonesia mampu menyiapkan SDM unggul yang siap bersaing di tingkat global.

“Kolaborasi lintas sektor menjadi langkah konkret dalam menyiapkan SDM unggul menuju visi Indonesia Emas,” tuturnya.