Bali – Tren penggunaan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) menuntut pelaku bisnis untuk memperkuat infrastruktur jaringan mereka. Kebutuhan akan konektivitas yang stabil dan aman kini menjadi fondasi utama bagi berbagai sektor, mulai dari ritel, perhotelan, pendidikan, hingga layanan publik.
Menjawab tantangan tersebut, Hypernet Technologies menjalin kolaborasi strategis dengan Huawei eKit. Kerja sama ini diresmikan melalui gelaran bertajuk “Empowering Smart Living Through Intelligent Network Solutions with Huawei eKit” di Bali.
Presales eKit Regional Bali dan Lombok Huawei eKit, Tri Setiawan, menegaskan bahwa transformasi digital bukan lagi monopoli perusahaan besar. Menurutnya, pelaku usaha skala kecil dan menengah (UKM) kini membutuhkan fondasi teknologi yang tangguh agar tetap kompetitif.
Solusi yang ditawarkan dalam kolaborasi ini mencakup teknologi terkini seperti WiFi 6, WiFi 7, intelligent switching, hingga AI firewall. Deretan teknologi tersebut dirancang untuk meningkatkan efisiensi operasional sekaligus memperkuat aspek keamanan siber bagi perusahaan.
Regional Head Bali Hypernet Technologies, Ibnu Malik, menekankan bahwa eksistensi di media sosial atau marketplace tidak cukup bagi UMKM. Ia menilai pelaku usaha wajib memiliki infrastruktur jaringan yang mumpuni sebagai penopang utama bisnis mereka.
“Transformasi digital UMKM tidak cukup hanya dengan hadir di marketplace atau media sosial, mereka juga membutuhkan pondasi jaringan yang kuat di baliknya,” ujar Ibnu, Senin (25/5/2026).
Merespons tingginya ketergantungan sektor usaha terhadap konektivitas, Hypernet turut memperkenalkan layanan baru bernama Whooz. Layanan ini secara khusus menyasar segmen UMKM dengan menyediakan dukungan konektivitas, keamanan digital, hingga layanan profesional ICT.







