Tutup
CSRNews

KOARSA Salurkan Hewan Kurban Ramah Lingkungan bagi Warga Malalo

137
×

KOARSA Salurkan Hewan Kurban Ramah Lingkungan bagi Warga Malalo

Sebarkan artikel ini
bangkit-dari-galodo,-warga-9-dusun-malalo-terima-bantuan-kurban-dari-koarsa
Bangkit dari Galodo, Warga 9 Dusun Malalo Terima Bantuan Kurban dari KOARSA

Tanah Datar – KOARSA Foundation kembali menyalurkan bantuan kemanusiaan melalui program Green Qurban 2026/1447 H. Sebanyak tujuh ekor sapi didistribusikan kepada masyarakat terdampak bencana galodo di kawasan Duo Koto, Guguak Malalo, Kabupaten Tanah Datar.

Sebanyak 24 relawan dikerahkan ke lokasi pada Kamis (28/5/2026). Tim tersebut bertolak menggunakan armada bus dari Sekretariat KOARSA Arai Pinang, Bukittinggi, dengan tambahan dukungan kendaraan dari tim yang berangkat dari Padang.

Ketua Gadang KOARSA Foundation, Yv Tri Saputra, menjelaskan bantuan ini merupakan bentuk nyata kepedulian untuk memulihkan beban warga pascabencana November tahun lalu. Pihaknya berharap penyaluran kurban ini dapat menjadi penghibur sekaligus penyemangat bagi warga setempat untuk bangkit.

“Kami bersyukur bisa kembali melaksanakan program ini. Semoga bantuan kurban ini dapat menjadi penyemangat bagi masyarakat yang sedang bangkit dari musibah,” ujar Yv Tri Saputra.

Distribusi daging kurban tersebut menyasar warga di sembilan dusun, yakni Dusun Pauh, Baringin Gadang, Simauang, Galapuang, Baringin Kaciak, Pasa Malalo, Tangah Duo Puluah, Muaro Basa, dan Dusun Nyiur. Sebelum didistribusikan, ketujuh ekor sapi tersebut dipotong secara terpusat.

Langkah ramah lingkungan turut diterapkan dengan mengganti kantong plastik sekali pakai menggunakan 600 unit katidiang sebagai wadah daging. Inisiatif tersebut mendapat dukungan penuh dari Founders Geopark Run Series.

Terkait transparansi anggaran, Yv Tri Saputra menegaskan bahwa seluruh dana peserta digunakan sepenuhnya untuk pembelian hewan kurban. Pihaknya memastikan tidak ada potongan dana untuk biaya operasional atau komisi.

“Setiap ekor sapi dibeli dengan harga Rp21,35 juta atau Rp3,05 juta per bagian. Semua dana peserta kami gunakan untuk membeli sapi kurban agar masyarakat menerima kualitas terbaik,” jelasnya.

Proses penyembelihan dilakukan dengan mengikuti syariat Islam serta melibatkan semangat gotong royong antara relawan dan warga. Selain memberikan bantuan pangan, kegiatan ini diharapkan menjadi simbol solidaritas bagi masyarakat yang sedang berduka.

News

SumbarSumbarbisnis.com JAKARTA. Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada hari terakhir perdagangan Mei 2026 diperkirakan masih akan dibayangi volatilitas, di tengah berbagai sentimen domestik dan global. Pengamat pasar modal Irwan Ariston menilai, isu rebalancing indeks MSCI pada awal Juni tidak akan memberikan dampak signifikan terhadap pergerakan IHSG dalam jangka pendek. “Saat ini saya tidak terlalu melihat permasalahan MSCI ini memiliki…