BisnisInvestasiPerbankanPolitik

Pemerintah dan DPR Susun Strategi Kolektif Buyback Saham BUMN

172
×

Pemerintah dan DPR Susun Strategi Kolektif Buyback Saham BUMN

Sebarkan artikel ini

Jakarta – Pemerintah bersama DPR RI tengah menggodok langkah strategis untuk merespons pelemahan pasar modal yang terjadi belakangan ini. Salah satu opsi konkret yang muncul dalam rapat koordinasi di Gedung Nusantara III, Senayan, adalah wacana pembelian kembali atau buyback saham BUMN secara kolektif.

Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco, menilai fundamental saham BUMN sebenarnya masih dalam kondisi sangat baik. Meski begitu, ia tak memungkiri bahwa tekanan ekonomi global berdampak signifikan terhadap pergerakan harga saham di pasar.

“Kondisi tersebut perlu menjadi perhatian bersama. Sudah saatnya berdiskusi bagaimana kita pada kesempatan yang tepat kembali melakukan buyback saham-saham yang sebenarnya di pasar,” ujar Dasco, Selasa (9/6/2026).

Kepala Badan Pengelola BUMN, Dony Oskaria, menyambut positif usulan tersebut. Ia menekankan pentingnya langkah kolektif untuk menahan tekanan investor asing, bahkan mengusulkan agar pengusaha besar nasional turut dilibatkan.

“Selanjutnya ajak diskusi dengan konglomerat Indonesia untuk buyback saham-sahamnya. Kita lawan asing yang mau sell Indonesia,” tegas Dony di sela-sela pertemuan tersebut.

Rapat koordinasi ini dihadiri oleh Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi serta sejumlah pimpinan lembaga dan direktur utama BUMN. Beberapa pihak yang hadir antara lain pimpinan BNI, Bank Mandiri, BRI, INA, Taspen, hingga BPJS Ketenagakerjaan.

Pasca koordinasi tersebut, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terpantau mulai menunjukkan tren penguatan. Langkah ini pun mendapat apresiasi luas dari publik yang menilai koordinasi antara pemerintah dan DPR sangat krusial dalam menjaga kepercayaan pasar.