Shanghai – Ajang Appliance & Consumer Electronics Expo (AWE) 2026 di Shanghai menjadi sorotan utama dengan menampilkan teknologi rumah tangga masa depan yang semakin cerdas berkat integrasi kecerdasan buatan (AI) dan robotika.
Pameran ini menjadi barometer global untuk melihat tren industri elektronik konsumen, terutama perangkat rumah pintar.Fokus utama tahun ini adalah kemampuan perangkat untuk memahami dan merespons kebutuhan pengguna secara otomatis, bukan hanya sekadar efisiensi.
Haier memperkenalkan teknologi AI vision 2.0 yang memungkinkan perangkat rumah tangga mengenali objek dengan lebih akurat dan cepat.
Inovasi ini diklaim mampu memahami kebutuhan pengguna secara lebih presisi.
Kulkas haier kini dapat mengidentifikasi jenis bahan makanan, sementara mesin cuci dapat menyesuaikan mode pencucian berdasarkan kondisi dan perintah pengguna.
Selain AI, Haier juga memperkenalkan robot rumah tangga sebagai bagian dari ekosistem smart home.
Robot ini didemonstrasikan mampu membersihkan rumah hingga membantu mengatur bahan makanan.
Robot tersebut bahkan dapat memilah dan menempatkan barang secara otomatis dengan bantuan teknologi visual dan pemindaian.
Teknologi ini didukung oleh sistem operasi UHomeOS yang menjadi pusat kendali seluruh perangkat pintar di dalam rumah.
Dengan sistem ini, berbagai perangkat dapat saling terhubung dan bekerja secara terkoordinasi sesuai kebutuhan pengguna.
Konsep ini menjadi bagian dari evolusi menuju rumah yang lebih proaktif, di mana perangkat tidak hanya menunggu perintah, tetapi mampu mengambil inisiatif berdasarkan kebiasaan yang dipelajari.Haier juga memperkuat posisinya sebagai salah satu pemain utama di pasar global, memimpin penjualan peralatan rumah tangga besar dan memperluas pengaruh di segmen smart home.
Dengan semakin matangnya integrasi AI dan robotika, konsep smart living kini semakin mendekati realitas.Rumah pintar di masa depan diperkirakan tidak hanya membantu, tetapi juga mampu mengelola berbagai aktivitas sehari-hari secara mandiri.







