NewsPariwisataTransportasi

Angkasa Pura Perluas Layanan Fast Track di Bandara Embarkasi Haji

124
×

Angkasa Pura Perluas Layanan Fast Track di Bandara Embarkasi Haji

Sebarkan artikel ini
sambut-jemaah-haji-di-bim,-imelda-sari-minta-layanan-fast-track-diterapkan-di-lebih-banyak-bandara
Sambut Jemaah Haji di BIM, Imelda Sari Minta Layanan Fast Track Diterapkan di Lebih Banyak Bandara

Padang Pariaman – Komisaris Independen Angkasa Pura Indonesia, Imelda Sari, mendorong perluasan layanan fast track keimigrasian di seluruh bandara embarkasi haji di Indonesia. Langkah ini dinilai krusial untuk mengurai antrean panjang sekaligus meningkatkan kenyamanan jemaah selama proses perjalanan.

Imelda menyampaikan hal tersebut saat menyambut kepulangan 390 jemaah haji Kloter 1 Debarkasi Padang di Bandara Internasional Minangkabau (BIM), Rabu (3/6/2026) malam. Dalam kegiatan penyambutan itu, ia didampingi Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sumatera Barat, Muhammad Rifki.

Menurut Imelda, efektivitas layanan fast track sudah terbukti di beberapa bandara utama seperti Soekarno-Hatta, Adi Soemarmo, hingga BIM. Ia berharap sinergi antara InJourney Airports dan pihak Imigrasi dapat terus berkembang ke bandara-bandara lainnya.

“Fast track ini salah satu jalan keluar sehingga tidak ada lagi penumpukan jemaah haji. Ke depan, layanan ini dapat ditingkatkan bukan hanya di empat bandara, tetapi juga di beberapa bandara lainnya,” ujar Imelda.

Pihak Angkasa Pura Indonesia menegaskan komitmennya dalam menghadirkan fasilitas modern dan terintegrasi bagi jemaah haji. Inovasi ini diyakini sangat efektif dalam mengantisipasi kepadatan arus jemaah, baik pada fase keberangkatan maupun saat kepulangan dari Tanah Suci.

Di sisi lain, Kepala Kanwil Kemenag Sumbar, Muhammad Rifki, melaporkan bahwa mayoritas jemaah Kloter 1 telah tiba di Tanah Air dalam kondisi sehat. Namun, terdapat satu jemaah yang belum bisa kembali karena harus menjalani perawatan medis di Arab Saudi.

“Ada satu orang jemaah yang sakit dan masih menjalani perawatan. Dia akan diberangkatkan pada kloter berikutnya,” jelas Rifki.

Rifki juga mencatat ada lima jemaah dari Debarkasi Padang yang wafat selama musim haji tahun ini. Ia memastikan bahwa proses badal haji bagi para jemaah tersebut telah dilaksanakan sesuai dengan ketentuan syariat yang berlaku.

Kedatangan Kloter 1 ini menandai dimulainya rangkaian pemulangan jemaah haji Debarkasi Padang. Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) dijadwalkan akan terus menerima kedatangan jemaah secara bertahap dalam beberapa pekan ke depan hingga seluruh rombongan sampai di daerah asal.