Tutup
NewsPariwisata

Banyuanyar Berdaya: Desa Kolaborasi Lahirkan UMKM Unggulan

175
×

Banyuanyar Berdaya: Desa Kolaborasi Lahirkan UMKM Unggulan

Sebarkan artikel ini
intip-kisah-desa-banyuanyar,-ramah-lingkungan-dan-terus-maju-lewat-pemberdayaan-desa-brilian
Intip Kisah Desa Banyuanyar, Ramah Lingkungan dan Terus Maju Lewat Pemberdayaan Desa BRILiaN

boyolali – Desa Banyuanyar di Kabupaten Boyolali kini menjelma menjadi desa percontohan yang berkelanjutan.

Konsep “banyuanyar Green Smart Village” diwujudkan melalui kolaborasi masyarakat.

Kepala Desa Banyuanyar, Komarudin, menjelaskan bahwa perubahan ini tidak terjadi secara instan.

Pembangunan desa dilakukan bertahap melalui model pentahelix, di mana masyarakat bergotong royong membangun desa.

“Dengan moto kami, rumah besar kami, Banyuanyar Green Smart Village, perjalanan waktu, proses yang tidak mudah, mulailah kami bisa membangun namanya kampung UMKM,” ujarnya.

Pengembangan kampung UMKM dengan konsep One Kampung One Product (OKOP) menjadi fondasi utama Banyuanyar Green Smart Village.

Setiap kampung memiliki identitas dan produk unggulan, seperti kampung kopi, kampung susu, kampung madu, kampung ekonomi kreatif, hingga kampung biofarmaka.Seluruh proses, mulai dari bahan baku, pengolahan, hingga pelaku usaha, berasal dari masyarakat desa.

BUMDes Kampus Kopi Banyuanyar turut memperkuat konsep ini dengan mengelola berbagai unit usaha berbasis masyarakat.

Direktur BUMDes, Musli, mengatakan bahwa sektor wisata menjadi keunggulan desa karena mengusung wisata edukasi berbasis komunitas.

“Kami melihat bahwa Banyuanyar ini cukup layak untuk didorong menjadi desa yang bisa mengembangkan potensi wisata, terutama untuk edukasi dan itu berbasis masyarakat,” jelasnya.

Di kampung Susu, semangat itu terasa nyata.

Ketua Klaster kampung Susu, Pramono, menceritakan bagaimana usaha ternak sapi perah yang dahulu hanya tradisi turun-temurun kini berkembang menjadi bisnis olahan bernilai tambah.

beragam produk seperti susu pasteurisasi, yoghurt, hingga pie susu diproduksi di “Omah Susu Koboy”.

“Dengan memiliki produk olahan sendiri, nilai ekonomi susu meningkat dan penghasilan peternak juga ada peningkatan sedikit daripada kita jual ke pengepul,” tuturnya.

Hal serupa terjadi di kedai Barendo, klaster kopi yang lahir dari inisiatif para petani.

Kedai ini menjadi simbol kemandirian petani yang kini mampu mengolah dan memasarkan kopi mereka sendiri.

News

SumbarSumbarbisnis.com Ikatan Keluarga Kurai V Jorong Bukittinggi Pekanbaru (IKKP) menggelar acara halal bi halal Idul Fitri 2026 yang diikuti ratusan warga Pekanbaru asal Bukittingi pada Sabtu (17/4/2026). Silaturahmi masih dalam suasana Bulan Syawal ini, diisi kegiatan ceramah agama, makan bersama dan ditutup salin maaf memaafkan. Silaturahmi ini menjadi agenda perdana IKKP di bawah pimpinan ketua baru, Letkol TNI Sukri Hendri, yang terpilih…