Tutup
EkonomiNewsRegulasi

BEI Belum Umumkan Pengganti Dirut, Proses Terus Bergulir

280
×

BEI Belum Umumkan Pengganti Dirut, Proses Terus Bergulir

Sebarkan artikel ini
tak-senada-dengan-purbaya-dan-airlangga,-bei-belum-putuskan-soal-pejabat-dirut-sementara
Tak Senada dengan Purbaya dan Airlangga, BEI Belum Putuskan soal Pejabat Dirut Sementara

Jakarta – Bursa Efek Indonesia (BEI) hingga kini belum memutuskan siapa pengganti Iman Rachman sebagai Direktur Utama.

Hal ini berbeda dengan pernyataan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa yang sebelumnya menyebut Direktur Pengembangan BEI, Jeffrey Hendrik, akan menjadi Pejabat sementara (Pjs) Dirut BEI.

Sekretaris Perusahaan BEI, Kautsar Primadi Nurahmad, menegaskan proses penunjukan Pjs Dirut masih berlangsung.

“Kami masih belum dapat mengeluarkan pernyataan resmi karena masih terdapat proses yang masih harus dijalankan,” ujar Kautsar, Senin (2/2/2026).

Kautsar memastikan operasional BEI tetap berjalan normal meski proses penunjukan Pjs Dirut masih berlangsung.

“Kami memastikan proses pengambilan keputusan dan operasional masih berjalan dengan normal dan tidak terganggu terkait hal ini,” katanya.

sebelumnya, Menkeu Purbaya yudhi Sadewa mengonfirmasi Jeffrey Hendrik akan menjadi Pjs Dirut BEI usai rapat di Wisma Danantara, Sabtu (31/1/2026).

“Iya (Jeffrey Pjs.Dirut BEI),” kata Purbaya.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, juga menyampaikan hal senada.”yang kelihatan itu (Jeffrey sebagai Pjs. Dirut BEI),” ujarnya.

Regulasi

SumbarSumbarbisnis.com JAKARTA. Jangan lewatkan dividen saham bernilai jumbo dari anak usaha Astra. Yield dividen saham ini mencapai 12% lebih. Anak usaha Astra yang akan bayar dividen jumbo ini adalah PT Astra Graphia Tbk (ASGR). Pembayaran dividen ini diputuskan melalui Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) 2025. Adapun RUPST PT Astragraphia digelar di Catur Dharma Hall, Menara Astra, Jakarta, Rabu (15/4/2026). Besaran dividen saham ASGR sebanyak…

Regulasi

SumbarSumbarbisnis.com JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) akhirnya terkoreksi setelah mencatat penguatan selama lima hari berturut-turut. Meski sempat dibuka di zona hijau, tekanan jual membuat IHSG berbalik arah dan ditutup melemah pada akhir perdagangan Rabu (15/4/2026). Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI) melalui RTI, IHSG turun 0,68% atau terkoreksi 52,36 poin ke level 7.623,58. Baca Juga: Reli IHSG Terhenti SumbarSumbarbisnis.com Sell Asing…