Tutup
News

BRI Dampingi UMKM Cianjur, Produk Lokal Mendunia

301
×

BRI Dampingi UMKM Cianjur, Produk Lokal Mendunia

Sebarkan artikel ini
umkm-kerajinan-lokal-cianjur-ini-raih-peluang-di-pasar-internasional-berkat-pemberdayaan-bri
UMKM Kerajinan Lokal Cianjur Ini Raih Peluang di Pasar Internasional Berkat Pemberdayaan BRI

Cianjur – UMKM asal Jawa Barat, Faber Instrument, berhasil mengembangkan kerajinan dari limbah kayu yang diminati pasar. Inovasi ramah lingkungan ini membuka jalan bagi pemanfaatan limbah kayu bernilai tinggi.

Berkat pendampingan dan dukungan BRI, Faber Instrument semakin percaya diri memperluas jangkauan hingga pasar internasional.

Pendiri Faber Instrument, Helmi, mengungkapkan bahwa usahanya berawal dari banyaknya limbah kayu jati yang terbuang. Ia kemudian mengolahnya menjadi produk audio bernilai seni dengan karakter suara hangat khas kayu alami.

“Selain kualitas suara, kami ingin menciptakan produk yang membawa pesan keberlanjutan dan kearifan lokal Indonesia,” kata Helmi.

saat ini, basis produksi dan workshop Faber berada di Cianjur, Jawa Barat. Galeri dan pemasaran berlokasi di Gedung STP-IPB Bogor. Pengembangan bisnis juga terhubung dengan mitra di kota-kota besar seperti Bandung dan jakarta.

Bisnis Faber didukung oleh model kerja yang melibatkan banyak tenaga lokal. Dalam proses produksi, Faber menggandeng pengrajin kayu dan ibu-ibu rumah tangga di sekitar Cianjur untuk pengerjaan bodi kayu, finishing, hingga pengemasan.

“Prinsip kami adalah tumbuh bersama masyarakat. Tim inti kami berjumlah 12 orang, sementara tenaga pengrajin dan mitra lokal mencapai lebih dari 30 orang,” tegas Helmi.

Keunikan produk menjadi daya tarik utama faber instrument. Semua speaker diproduksi secara handcrafted, menggunakan kayu jati pilihan, dan menghadirkan karakter suara natural.

Reputasi yang terbangun berkat kualitas ini mengantarkan Faber dipercaya sebagai souvenir resmi G20 dan Mandalika Official Merchandise.

Jangkauan Faber terus meluas. Di dalam negeri,produk mereka sukses dipasarkan di berbagai kota besar,termasuk Jakarta,Bandung,yogyakarta,Surabaya,dan Denpasar.

Di pasar global, Faber Instrument berhasil menembus pasar Korea Selatan dan kini tengah menjajaki permintaan dari potential buyer di Asia dan Eropa.

Seiring bertambahnya permintaan, kapasitas produksi Faber terus meningkat. Saat ini, perusahaan mampu memproduksi 100-200 unit per bulan, dengan total penjualan 945 unit dan omzet sekitar Rp1,5 miliar sepanjang tahun 2024.