Bursa Saham

IHSG Menguat Sepekan, Kapitalisasi Pasar BEI Melonjak Rp409 Triliun

44
×

IHSG Menguat Sepekan, Kapitalisasi Pasar BEI Melonjak Rp409 Triliun

Sebarkan artikel ini
Tampilan layar monitor yang menunjukkan grafik pergerakan harga saham di Bursa Efek Indonesia
IHSG mencatatkan kinerja positif dengan penguatan 4,24 persen sepanjang periode 13-17 Juli 2026.

Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mencatatkan kinerja positif sepanjang periode perdagangan 13-17 Juli 2026. Indeks ditutup menguat 4,24 persen ke level 6.175,535, setelah sebelumnya berada di posisi 5.924,360 pada pekan lalu.

Kenaikan signifikan ini memberikan dampak langsung terhadap nilai kapitalisasi pasar di Bursa Efek Indonesia (BEI). Total kapitalisasi pasar bursa domestik kini mencapai Rp10.749 triliun, tumbuh 3,95 persen dibandingkan pekan sebelumnya yang berada di angka Rp10.340 triliun.

Sekretaris Perusahaan BEI, Kautsar Primadi Nurahmad, mengonfirmasi bahwa pertumbuhan kapitalisasi pasar ini mencapai Rp409 triliun dalam satu pekan. Tren penguatan ini mencerminkan optimisme investor di tengah dinamika pasar modal nasional.

Lonjakan aktivitas perdagangan juga terlihat dari rata-rata nilai transaksi harian yang mencatat kenaikan tertinggi, yakni sebesar 36,25 persen. Nilai transaksi harian rata-rata melonjak menjadi Rp13,99 triliun dari sebelumnya Rp10,27 triliun.

Peningkatan volume transaksi harian turut mengikuti tren positif tersebut dengan angka kenaikan 27,75 persen. Volume perdagangan tercatat mencapai 26,17 miliar lembar saham, naik dari posisi 20,49 miliar lembar saham pada pekan lalu.

Frekuensi transaksi harian juga menunjukkan partisipasi pelaku pasar yang cukup aktif. Rata-rata frekuensi tercatat naik 24,6 persen menjadi 2,33 juta kali transaksi, dibandingkan pekan sebelumnya yang sebanyak 1,87 juta kali.

Meskipun pasar saham menunjukkan tren penguatan, investor asing masih mencatatkan nilai jual bersih (net sell) sepanjang tahun berjalan. Hingga penutupan pekan ini, total nilai jual bersih investor asing mencapai Rp75,712 triliun.

Angka tersebut menunjukkan sedikit perbaikan dibandingkan pekan sebelumnya yang mencatatkan nilai jual bersih sebesar Rp76,15 triliun. Pada perdagangan Jumat (17/7), investor asing justru membukukan nilai beli bersih (net buy) sebesar Rp638,05 miliar.

Kinerja positif pasar modal ini terjadi di tengah berbagai sentimen ekonomi domestik. Data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan sektor perdagangan luar negeri, pariwisata, dan transportasi mencatatkan pertumbuhan yang stabil sepanjang tahun 2026.

Di sisi lain, pemerintah saat ini tengah melakukan penyesuaian fiskal, termasuk potensi pemangkasan anggaran untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG). Langkah efisiensi anggaran ini menjadi sorotan pasar sebagai upaya menjaga stabilitas fiskal nasional di masa depan.

Perkembangan ekonomi makro tersebut terus dipantau oleh para pelaku pasar. Sinergi antara kebijakan pemerintah dan dinamika sektor riil menjadi faktor penentu bagi keberlanjutan tren penguatan IHSG ke depan.

Data perdagangan pekan ini menegaskan ketahanan pasar saham Indonesia di tengah tantangan ekonomi global. Investor diharapkan tetap mencermati arus modal asing dan kebijakan fiskal pemerintah yang akan memengaruhi arah pergerakan indeks di pekan mendatang.IHSG Menguat Sepekan, Kapitalisasi Pasar BEI Melonjak Rp409 Triliun