Tutup
Regulasi

CDIA Revisi Jadwal Dividen Interim: Catat Tanggal dan Datanya!

302
×

CDIA Revisi Jadwal Dividen Interim: Catat Tanggal dan Datanya!

Sebarkan artikel ini

Jakarta – PT Chandra Daya Investasi Tbk (CDIA), perusahaan milik Prajogo Pangestu, merevisi jadwal pembagian dividen interim untuk tahun buku 2025. Meski demikian, tanggal pembayaran dividen tetap sesuai rencana, yaitu 29 Januari 2026.

Perubahan jadwal ini diumumkan manajemen CDIA pada 2 Januari 2026. Perubahan terutama terjadi pada tanggal daftar pemegang saham yang berhak menerima dividen (recording date) yang semula 12 Januari 2026 menjadi 13 Januari 2026.

Berikut adalah jadwal pembagian dividen interim CDIA yang telah direvisi:

* Tanggal daftar pemegang saham yang berhak menerima dividen: 13 Januari 2026 (semula 12 Januari 2026)
* Cum dividen di pasar reguler dan negosiasi: 9 Januari 2026 (semula 8 Januari 2026)
* Ex dividen di pasar reguler dan negosiasi: 12 Januari 2026 (semula 9 Januari 2026)
* Cum dividen di pasar tunai: 13 Januari 2026 (semula 12 Januari 2026)
* Ex dividen di pasar tunai: 14 Januari 2026 (semula 13 Januari 2026)
* Tanggal pembayaran dividen: 29 Januari 2026 (tetap)

“Selain perubahan atas jadwal pembagian dividen interim 2025 tidak terdapat perubahan lainnya atas informasi yang disampaikan pada 30 Desember,” demikian pernyataan manajemen dalam keterbukaan informasi.

CDIA akan membagikan dividen interim sebesar Rp 1,34 per saham, dengan total keseluruhan dividen yang dibagikan mencapai Rp 167,67 miliar.

Keputusan pembagian dividen ini telah disetujui melalui edaran pengganti rapat direksi dan dewan komisaris pada 29 Desember 2025.

Menurut Sekretaris Perusahaan CDIA, Merly, pembagian dividen interim ini berasal dari laba bersih tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk untuk periode yang berakhir pada 30 Juni 2025.

Pada 30 Juni 2025, laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk tercatat sebesar US$ 67,84 juta, meningkat 330,46% secara tahunan dari US$ 15,78 juta pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Pada penutupan perdagangan Jumat (2/1/2026), harga saham CDIA berada di level Rp 1.715 per saham, naik 2,69% dari hari sebelumnya. Dengan acuan harga saham tersebut, dividen yield CDIA tercatat sebesar 0,08%.

Regulasi

SumbarSumbarbisnis.com JAKARTA. Harga emas batangan bersertifikat Antam keluaran Logam Mulia PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) turun pada Kamis (16/4/2026). Mengutip situs Logam Mulia, harga pecahan satu gram emas Antam berada di Rp 2.888.000. Harga emas Antam itu turun Rp 5.000 jika dibandingkan dengan harga pada Rabu (15/4/2026) yang berada di level Rp 2.893.000 per gram. Sementara harga buyback emas Antam berada di level Rp 2.674.000 per gram. Harga…

Regulasi

SumbarSumbarbisnis.com JAKARTA. PT Pelat Timah Nusantara Tbk (NIKL) menganggarkan belanja modal alias capital expenditure (capex) sekitar US$ 2,1 juta pada tahun 2026. Dana ini difokuskan untuk mendukung peningkatan operasional pabrik sekaligus menjaga daya saing Latinusa di tengah kondisi pasar yang masih menantang. Dari total anggaran tersebut, alokasi capex akan digunakan untuk machinery & equipment sebesar US$ 1,8 juta dan supporting equipment…

Regulasi

SumbarSumbarbisnis.com JAKARTA. Di tengah meningkatnya volatilitas pasar keuangan, sejumlah emiten dengan arus kas kuat semakin agresif melakukan aksi korporasi berupa pembelian kembali atau buyback saham. Langkah ini dinilai menjadi salah satu strategi untuk menjaga stabilitas harga saham sekaligus mencerminkan keyakinan manajemen terhadap fundamental perusahaan. Deretan Emiten Lakukan Buyback Saham Terbaru, PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP)…

Regulasi

SumbarSumbarbisnis.com JAKARTA. Jangan lewatkan dividen saham bernilai jumbo dari anak usaha Astra. Yield dividen saham ini mencapai 12% lebih. Anak usaha Astra yang akan bayar dividen jumbo ini adalah PT Astra Graphia Tbk (ASGR). Pembayaran dividen ini diputuskan melalui Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) 2025. Adapun RUPST PT Astragraphia digelar di Catur Dharma Hall, Menara Astra, Jakarta, Rabu (15/4/2026). Besaran dividen saham ASGR sebanyak…

Regulasi

SumbarSumbarbisnis.com JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) akhirnya terkoreksi setelah mencatat penguatan selama lima hari berturut-turut. Meski sempat dibuka di zona hijau, tekanan jual membuat IHSG berbalik arah dan ditutup melemah pada akhir perdagangan Rabu (15/4/2026). Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI) melalui RTI, IHSG turun 0,68% atau terkoreksi 52,36 poin ke level 7.623,58. Baca Juga: Reli IHSG Terhenti SumbarSumbarbisnis.com Sell Asing…