Tutup
NewsRegulasi

Deflasi Berlanjut, Mendag Harapkan Bantuan untuk Kelas Menengah dan Petani

522
×

Deflasi Berlanjut, Mendag Harapkan Bantuan untuk Kelas Menengah dan Petani

Sebarkan artikel ini
akui-daya-beli-masyarakat-turun,-ini-harapan-mendag-zulhas-untuk-pemerintahan-selanjutnya
Akui Daya Beli Masyarakat Turun, Ini Harapan Mendag Zulhas untuk Pemerintahan Selanjutnya

Jakarta – Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan mengutarakan harapannya agar pemerintahan mendatang dapat memberikan bantuan kepada kelas menengah dan petani untuk mengatasi deflasi yang telah terjadi selama lima bulan berturut-turut.

“Pemerintahan yang akan datang harus menggelontorkan kredit usaha rakyat (KUR) untuk membantu kelas menengah yang daya belinya menurun,” ujar Zulkifli di Tangerang pada Rabu (9/10/2024).

Selain itu, Zulkifli juga menyoroti kesulitan yang dialami para petani akibat deflasi. “Deflasi memberatkan pedagang dan petani. Jika harga terlalu murah, mereka akan bangkrut. Namun, jika harga tinggi, pemerintah bisa menekan lonjakannya,” tuturnya.

Zulkifli mengakui bahwa daya beli masyarakat Indonesia tengah menurun. “Ada dua faktor yang memengaruhi, yaitu peralihan musim dan penurunan daya beli,” katanya.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), deflasi pada September 2024 mencapai 0,12 persen (month-to-month/mtm), melanjutkan tren deflasi selama lima bulan. Deflasi ini dipengaruhi oleh penyesuaian harga pangan.

Plh Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti menyatakan bahwa deflasi dalam lima bulan terakhir terutama disebabkan oleh penurunan harga komoditas bergejolak (volatile food).

Regulasi

SumbarSumbarbisnis.com JAKARTA. Jangan lewatkan dividen saham bernilai jumbo dari anak usaha Astra. Yield dividen saham ini mencapai 12% lebih. Anak usaha Astra yang akan bayar dividen jumbo ini adalah PT Astra Graphia Tbk (ASGR). Pembayaran dividen ini diputuskan melalui Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) 2025. Adapun RUPST PT Astragraphia digelar di Catur Dharma Hall, Menara Astra, Jakarta, Rabu (15/4/2026). Besaran dividen saham ASGR sebanyak…

Regulasi

SumbarSumbarbisnis.com JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) akhirnya terkoreksi setelah mencatat penguatan selama lima hari berturut-turut. Meski sempat dibuka di zona hijau, tekanan jual membuat IHSG berbalik arah dan ditutup melemah pada akhir perdagangan Rabu (15/4/2026). Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI) melalui RTI, IHSG turun 0,68% atau terkoreksi 52,36 poin ke level 7.623,58. Baca Juga: Reli IHSG Terhenti SumbarSumbarbisnis.com Sell Asing…