Tutup
News

Dharmasraya Menanggapi Tuduhan Pelecehan PWI Saat Upacara Pemuda

263
×

Dharmasraya Menanggapi Tuduhan Pelecehan PWI Saat Upacara Pemuda

Sebarkan artikel ini
klarifikasi-pemkab-dharmasraya-terkait-isu-dugaan-pelecehan-marwah-pwi-saat-upacara-sumpah-pemuda
Klarifikasi Pemkab Dharmasraya Terkait Isu Dugaan Pelecehan Marwah PWI Saat Upacara Sumpah Pemuda

Pulau Punjung – Pemerintah Kabupaten Dharmasraya angkat bicara terkait dugaan pelecehan terhadap Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Dharmasraya saat upacara Hari Sumpah Pemuda.

Klarifikasi ini disampaikan menyusul pemberitaan di sejumlah media online.

Kepala Bagian Protokoler dan Komunikasi Pimpinan Pemkab Dharmasraya, Robi Suhendra, menyampaikan permohonan maaf jika ada pihak yang merasa tidak nyaman, terutama Plt Ketua PWI Dharmasraya.

Robi menegaskan, masalah ini tidak melibatkan Bupati Dharmasraya maupun penjabat Sekretaris Daerah.

“Sebagai Kepala Bagian Protokoler dan Komunikasi Pimpinan, saya bertanggung jawab penuh atas hal ini,” tegas Robi.

Menurutnya, Penjabat Sekda telah menginstruksikan agar upacara berjalan tertib dan menghormati semua pihak.Robi menjelaskan, seluruh organisasi yang diundang, termasuk PWI Dharmasraya, telah disiapkan tempat duduk sesuai urutan keprotokoleran.”Kursi untuk Plt Ketua PWI dharmasraya sudah disiapkan berdampingan dengan Ketua KONI,” jelasnya.

Namun, saat dipersilakan duduk, yang bersangkutan menyampaikan kepada petugas protokol, “nanti saja duduknya.”

Robi menegaskan, penempatan tamu undangan telah diatur dengan prinsip penghormatan dan tata urutan keprotokoleran.

Pihaknya berjanji akan melakukan evaluasi internal agar pelaksanaan tugas protokoler ke depan semakin profesional.

“Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan dan profesionalisme,” katanya.

Robi berharap klarifikasi ini dapat meluruskan kesalahpahaman yang sempat beredar.

“Sekali lagi, kami menyampaikan permohonan maaf secara tulus atas ketidaknyamanan yang mungkin dirasakan,” tutupnya.