Tutup
NewsTransportasi

Diskon Tol Jasa Marga Atur Kelancaran Arus Balik

198
×

Diskon Tol Jasa Marga Atur Kelancaran Arus Balik

Sebarkan artikel ini
diskon-tarif-tol-30-persen-hanya-2-hari,-jasa-marga-harap-kemacetan-arus-balik-lebaran-terurai
Diskon Tarif Tol 30 Persen Hanya 2 Hari, Jasa Marga Harap Kemacetan Arus Balik Lebaran Terurai

jakarta – PT Jasa Marga (Persero) Tbk mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan diskon tarif tol sebesar 30% pada tanggal 26-27 Maret 2026.

Diskon ini bertujuan untuk mengurai kepadatan arus balik Lebaran.

Direktur Utama Jasa Marga, rivan A Purwantono, menjelaskan bahwa kebijakan ini merupakan bagian dari strategi distribusi kendaraan.

Tujuannya adalah agar tidak terjadi penumpukan kendaraan pada puncak arus balik.

“Kami kembali mengingatkan masyarakat untuk memanfaatkan diskon tarif tol pada 26–27 Maret serta menggunakan aplikasi Travoy untuk merencanakan perjalanan,” ujar Rivan, Kamis (26/3/2026).

Rivan menambahkan, Jasa Marga telah melewati puncak arus balik tahap pertama pada 24 Maret dengan kondisi terkendali.

Meskipun sebelumnya terjadi lonjakan kendaraan yang signifikan.

“Puncak arus mudik pada 18 Maret 2026 mencapai 270 ribu, angka tertinggi sepanjang sejarah. Pengendalian puncak arus balik tahap pertama juga berjalan baik,” katanya.

Pemanfaatan diskon tarif tol diharapkan dapat mendorong masyarakat untuk mengatur waktu perjalanan lebih awal.

Sehingga kepadatan tidak menumpuk pada puncak arus balik yang diperkirakan terjadi pada 28–29 Maret.

Masyarakat juga diimbau untuk memanfaatkan aplikasi dan melakukan riset untuk memantau kondisi lalu lintas.

Tujuannya agar dapat merencanakan perjalanan secara lebih efisien.

“Fokus utamanya adalah mengantisipasi puncak arus balik agar distribusi kendaraan tetap terkendali,” tutur Rivan.

Jasa Marga mengoptimalkan pemantauan lalu lintas secara real time melalui jasamarga Toll Road Command Center (JMTC).

Hal ini untuk mendukung pengambilan keputusan rekayasa lalu lintas, seperti contraflow dan one way.

Sebelumnya, Menko PMK Pratikno, Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, dan Menteri Perhubungan Dudy purwagandhi meninjau kondisi lalu lintas di JMTC, Bekasi, Jawa Barat.

Dalam peninjauan tersebut, dilakukan pemantauan kondisi lalu lintas melalui JMTC serta koordinasi lintas instansi.

Tujuannya untuk mengantisipasi lonjakan volume kendaraan pada arus balik.

Kapolri menekankan pentingnya pemantauan melalui JMTC dalam pengendalian arus lalu lintas.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk merencanakan perjalanan balik mudik Lebaran secara matang.