Tutup
News

DPRD Padang Evaluasi Kinerja Daerah, IPM Tertinggi Sumatera Barat

284
×

DPRD Padang Evaluasi Kinerja Daerah, IPM Tertinggi Sumatera Barat

Sebarkan artikel ini
ketua-dprd-padang-pimpin-rapat-paripurna-penyampaian-lkpj-tahun-2025
Ketua DPRD Padang pimpin Rapat Paripurna Penyampaian LKPJ Tahun 2025

Padang – DPRD Kota Padang menggelar rapat paripurna membahas Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Daerah Tahun Anggaran 2025. Rapat dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Kota Padang, Muharlion.

LKPJ ini berisi capaian kinerja Pemerintah Kota Padang selama setahun penuh,dari Januari hingga Desember 2025.

“Dari LKPJ tergambar capaian yang diraih Wali Kota selama masa kepemimpinan. Ini terkait kinerja,” ujar Muharlion usai rapat paripurna, Senin (9/3).

Setelah penyampaian LKPJ, DPRD Kota Padang akan membahasnya di tingkat komisi. Hasil pembahasan ini akan menjadi rekomendasi bagi Pemerintah Kota Padang untuk pelaksanaan program di tahun 2026.

“Spesifik untuk 2026 ini kami mendorong pencapaian program unggulan sesuai amanah RPJMD.Sejauh mana capaian program unggulan (Progul) menuju RPJMD. Apa yang belum tercapai kita kawal lagi,” tegas Muharlion.

Wakil Wali Kota Padang, maigus Nasir, menyampaikan bahwa LKPJ merupakan bentuk akuntabilitas publik Pemerintah kota Padang atas pengelolaan keuangan daerah selama tahun 2025.

“LKPJ ini adalah wujud dari komitmen Pemerintah Kota Padang untuk terus transparan dan bertanggung jawab terhadap setiap penggunaan anggaran yang telah dialokasikan,” kata Maigus Nasir.

Maigus Nasir menyoroti beberapa pencapaian penting selama tahun 2025. Di sektor pembangunan manusia, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kota Padang meningkat dari 84,38 pada 2024 menjadi 84,93 pada 2025.

“Capaian ini menjadikan Kota Padang sebagai daerah dengan IPM tertinggi di Provinsi Sumatera Barat,” ujarnya.

Di sektor kesehatan, angka stunting berhasil diturunkan dari 24,2 persen pada 2023 menjadi 20,6 persen pada 2024.

Pembangunan infrastruktur juga menunjukkan hasil positif, dengan pembangunan jalan sepanjang 11 km dan pemeliharaan jalan sepanjang 42,56 km.

Di sektor ekonomi, Kota Padang mencatatkan pertumbuhan ekonomi sebesar 3,69% pada 2025. Pertumbuhan ini didorong oleh penguatan sektor UMKM.

Realisasi Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) mencapai Rp1,96 triliun dan Penanaman Modal Asing (PMA) sebesar US$33,09 juta.

Target pendapatan daerah Kota Padang untuk 2025 sebesar Rp2,87 triliun terealisasi sebesar Rp2,85 triliun atau 99,15%.

“Keberhasilan ini bukan hanya hasil kerja pemerintah saja, tetapi juga kontribusi seluruh masyarakat,” kata Maigus Nasir.

Sepanjang tahun 2025, Kota Padang juga meraih berbagai penghargaan, antara lain penghargaan tingkat ASEAN, Kota Terbaik di Indonesia dalam Program satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB) 2025, dan Kota layak Anak (KLA).