JAKARTA – Pameran wisata bahari dan olahraga petualangan berskala internasional, *Deep and Extreme Indonesia* (DXI) 2026, resmi kembali digelar di Jakarta International Convention Center pada 23–26 April. Ajang ke-18 ini menjadi momentum strategis untuk menggerakkan ekosistem wisata minat khusus yang diproyeksikan berkontribusi hingga 42% terhadap total aktivitas pariwisata nasional.
Menteri Koordinator Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan RI, Agus Harimurti Yudhoyono, secara resmi membuka pameran tersebut. Ia menegaskan bahwa DXI merupakan kanal krusial untuk mempromosikan potensi maritim Indonesia ke kancah global sekaligus menarik minat masyarakat awam terhadap olahraga ekstrem dan wisata petualangan.
“Kami berharap DXI 2026 mampu menjangkau lebih dari sekadar pegiat olahraga ekstrem. Kami ingin masyarakat umum lebih mengenal kekayaan wisata petualangan yang dimiliki Indonesia,” ujar Agus saat pembukaan acara, Kamis (23/4).
Pemerintah juga memberikan dukungan penuh terhadap kolaborasi antara DXI dan *Asia Dive Expo* (ADEX). Sinergi ini diharapkan dapat memperkuat posisi Indonesia sebagai pusat pariwisata bahari dunia serta mendorong pemerataan ekonomi kreatif di luar destinasi utama seperti Bali dan Labuan Bajo.
Senada dengan hal tersebut, Wakil Menteri Pariwisata RI, Ni Luh Puspa, menyoroti keunggulan geografis Indonesia. Sebagai negara kepulauan dengan 17.000 pulau dan wilayah laut yang luas, Indonesia memiliki daya saing kompetitif yang besar di sektor bahari.
“Wisata bahari kita diperkirakan menyumbang sekitar 32% hingga 42% dari total ekonomi pariwisata nasional. DXI berperan penting sebagai katalisator dalam memasarkan potensi ini secara lebih luas,” jelas Ni Luh.
Mengusung tema *#DAREtoXPLORE: Waves of Collaboration*, pameran ini menghadirkan lebih dari 137 peserta dari dalam dan luar negeri. Pengunjung dapat mengeksplorasi berbagai teknologi terbaru hingga perlengkapan mutakhir untuk kegiatan *diving*, aktivitas luar ruangan, hingga olahraga ekstrem.
*Founder* DXI, Dharmawan Sutanto, menyatakan bahwa ajang ini terus konsisten menjadi ruang kolaborasi lintas industri yang berkelanjutan. Sementara itu, *Founder* ADEX, Jhon Thet, menambahkan bahwa kolaborasi ini berfungsi sebagai jembatan yang menghubungkan industri petualangan Indonesia dengan jaringan global.
Selama pameran, pengunjung tidak hanya disuguhkan pameran produk, tetapi juga berbagai program interaktif, kompetisi, dan diskon hingga 70%. Acara ini menjadi wadah pertemuan bagi para penyelam, pegiat *outdoor*, dan komunitas untuk memperkuat ekosistem wisata nasional.
Masyarakat yang ingin berkunjung dapat membeli tiket melalui situs *destiket.com/event/dxi-2026*. Tiket harian dijual seharga Rp50.000, sementara tiket terusan selama empat hari dibanderol Rp150.000. Pameran dibuka setiap hari mulai pukul 10.00 hingga 21.00 WIB.
Informasi lebih lanjut mengenai agenda kegiatan dapat dipantau melalui situs resmi deepextremeindonesia.com atau media sosial Instagram @deepandextreme dan @dxiadventure.

