BisnisPerbankan

Konsumsi Masyarakat Jaga Kinerja Penjualan Eceran Mei 2026

87
×

Konsumsi Masyarakat Jaga Kinerja Penjualan Eceran Mei 2026

Sebarkan artikel ini
survei-bi:-penjualan-eceran-mei-2026-tetap-terjaga
Survei BI: Penjualan Eceran Mei 2026 Tetap Terjaga

Jakarta – Bank Indonesia (BI) memproyeksikan kinerja penjualan eceran pada Mei 2026 tetap terjaga. Ketahanan ini ditopang oleh kuatnya konsumsi masyarakat selama periode hari besar keagamaan nasional.

Berdasarkan Survei Penjualan Eceran, bank sentral memperkirakan Indeks Penjualan Riil (IPR) Mei 2026 berada di level 225,0. Pertumbuhan ini didorong oleh peningkatan permintaan pada sektor suku cadang, aksesori, perlengkapan rumah tangga, serta kategori barang lainnya.

Meski secara bulanan masih terkontraksi 0,9 persen, capaian ini menunjukkan pemulihan signifikan dibandingkan April 2026 yang sempat anjlok 11,6 persen. Tren positif tersebut dipicu oleh tingginya aktivitas belanja saat libur Kenaikan Yesus Kristus, Hari Raya Waisak, dan Iduladha.

Sebelumnya, pada April 2026, IPR tercatat di angka 226,9. Penurunan tajam sebesar 11,6 persen pada periode tersebut terjadi akibat normalisasi konsumsi setelah berakhirnya masa Ramadan dan Idulfitri 1447 Hijriah.

Terkait prospek inflasi, BI menilai kondisi harga akan relatif stabil dalam tiga bulan ke depan. Indeks Ekspektasi Harga Umum (IEH) untuk Juli 2026 diprediksi berada di level 175,8, atau naik tipis dari posisi Juni 2026 yang sebesar 175,6.

Namun, bank sentral mencatat potensi tekanan harga akan meningkat dalam enam bulan mendatang. Proyeksi IEH pada Oktober 2026 naik ke level 167,6, lebih tinggi dibandingkan estimasi September 2026 di angka 163,2.

BI menyebut kenaikan ekspektasi harga tersebut dipicu oleh biaya bahan baku yang semakin mahal. Dinamika ini berisiko menekan harga barang di tingkat konsumen di masa depan.