Jasa KeuanganPerbankan

Efek Kekhawatiran Ekonomi Global, Nilai Tukar Rupiah Kembali Turun

289
×

Efek Kekhawatiran Ekonomi Global, Nilai Tukar Rupiah Kembali Turun

Sebarkan artikel ini

Jakarta — Bank Indonesia (BI) mengatakan pelemahan nilai tukar rupiah dalam beberapa waktu terakhir terjadi karena tingginya kekhawatiran pasar terhadap prospek ekonomi global yang diperkirakan akan lesu karena corona.

Peningkatan terjadi karena pandemi virus corona atau covid-19 justru mencetak rekor harian baru belakangan ini.

Kurs rupiah yang sebelumnya sudah menguat ke kisaran Rp13 ribu per dolar AS perlahan-lahan terus melemah hingga menyentuh Rp14.800 per dolar AS dalam beberapa hari terakhir.

Deputi Gubernur Senior BI Destry Damayanti mengatakan prospek ekonomi global yang masih lesu membuat pelaku pasar keuangan meninggalkan aset investasi berisiko, termasuk mata uang seperti rupiah.

“Kondisinya akan lebih deeper (dalam) dan longer (panjang), sehingga terjadilah risk off. Jadi mereka menjauhi kembali instrumen-instrumen ataupun market yang mereka anggap akan membuat risiko tinggi,” ungkap Destry, dikutip Selasa 21 Juli 2020.