IHSG Menguat Terdampak Sentimen Global

  • Whatsapp

Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Rabu pagi menguat, akibat dampak oleh sentimen positif global.

IHSG dibuka menguat 26,89 poin atau 0,53 persen ke posisi 5.141,6. Sementara itu kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 bergerak naik 5,7 poin atau 0,71 persen menjadi 806,13.

Baca Juga

“IHSG hari ini kami perkirakan dapat menguat dengan dukungan sentimen global, serta keyakinan menteri BUMN bahwa vaksin COVID-19 akan tersedia di Indonesia pada kuartal I 2021,” tulis Tim Riset Samuel Sekuritas dalam laporan yang dikutip Antara di Jakarta, Rabu.

Dari eksternal, bursa saham AS pada perdagangan semalam ditutup bervariasi. Para investor terus mencermati kondisi ekonomi serta musim laporan keuangan kuartal II yang baru dimulai.

Sentimen positif datang dari penjualan rumah AS sebesar 4,12 juta pada Juni, naik dari level terendahnya Mei sebesar 3,91 juta unit. Selain itu, Chicago Manufacturing Index naik ke angka 4,11 dari 2,61 lebih tinggi daripada perkiraan konsensus yang memperkirakan di bawah level 4.

Namun sentimen negatif juga datang dari senat AS yang melaporkan bahwa peraturan mengenai stimulus tidak akan selesai dalam dua minggu ke depan atau sebelum masa reses. Hal itu berpotensi membuat pemerintah AS untuk mengurangi 600 juta dolar AS untuk stimulus.

Stimulus lain datang dari benua Eropa dimana Uni Eropa sepakat untuk memberikan stimulus ekonomi sebesar 750 miliar euro dan tambahan 1,1 triliun euro untuk 2021-2027. Di sisi lain, pemerintah Jepang juga menambah stimulus pinjaman 1 triliun dolar AS dari sebelumnya 700 miliar dolar saja.

Stimulus tersebut membuat harga minyak dunia menguat. Brent semalam naik 3,7 persen ke level 44,65 dolar AS per barel sedangkan WTI naik 2,8 persen ke level 41.96 dolar AS per barel.

Bursa saham regional Asia pagi ini antara lain indeks Nikkei melemah 89,92 poin atau 0,39 persen ke 22.794,3, indeks Hang Seng turun 18,92 poin atau 0,07 persen ke 25.616,74, dan indeks Straits Times melemah 14,24 atau 0,54 ke 2.615,21.

BERITA TERKAIT