Tutup
InvestasiPerbankan

Escotet Bangun Banesco, Krisis Ditempa, Eropa Diraih

206
×

Escotet Bangun Banesco, Krisis Ditempa, Eropa Diraih

Sebarkan artikel ini
juan-carlos-escotet,-raja-bank-venezuela-berhasil-tembus-pasar-eropa
Juan Carlos Escotet, Raja Bank Venezuela Berhasil Tembus Pasar Eropa

Jakarta – Juan Carlos Escotet, pendiri Banesco, bank swasta terbesar di Venezuela, membuktikan bahwa kesuksesan seringkali lahir dari krisis.

Kisah inspiratifnya menunjukkan bagaimana ketidakstabilan justru bisa menjadi peluang emas.

Escotet berhasil membangun kerajaan bisnis perbankannya di tengah kondisi negara yang dilanda krisis berkepanjangan dan ketidakpastian tinggi.

Banesco Grupo Financiero, bank yang didirikannya, tak hanya menjadi yang terbesar di Venezuela, tetapi juga merambah pasar Amerika Serikat (AS) dan Eropa.

Lahir di Madrid, Spanyol pada 1960, Escotet dan keluarganya pindah ke Venezuela tak lama setelah kelahirannya.

Pilihan ini membentuk watak bisnisnya: adaptif, tahan banting, dan berani mengambil risiko.

Tumbuh dalam keluarga imigran kelas menengah, Escotet diperkenalkan pada dunia keuangan oleh ayahnya yang bekerja di sektor tersebut.

Sambil bekerja di Banco Union, Escotet mengambil kuliah malam dan meraih gelar magister dari University of Miami School of Business.

Pada 1986, di tengah krisis Venezuela, Escotet mendirikan Banesco.

keputusan yang dianggap gila pada saat itu, namun ia melihatnya sebagai peluang.

Fokus pada efisiensi, teknologi, dan layanan ritel menjadi strategi utamanya.

Alih-alih mengejar nasabah korporasi besar, Banesco memilih fokus pada perbankan ritel dan usaha kecil.Krisis perbankan Venezuela pada 1994 menjadi titik balik.

Saat banyak bank kolaps, Banesco justru bertahan dan memanfaatkan peluang konsolidasi dengan membeli aset-aset bank yang tumbang.Banesco berkembang pesat menjadi bank worldwide, memperluas layanan ke kartu kredit, pembiayaan konsumsi, dan teknologi perbankan digital.

Setelah Hugo Chávez berkuasa, tantangan struktural muncul.

Namun, Escotet membaca arah angin dan mulai melakukan ekspansi ke negara lain sejak akhir 2000-an.

Banesco melebarkan sayap ke Panama, Republik Dominika, Kolombia, AS, Portugal, Malta, dan Spanyol, bertransformasi menjadi grup keuangan multinasional.

Pada 2018, pemerintah Venezuela sempat mengambil alih sementara Banesco.Sejak saat itu, pusat gravitasi Banesco bergeser ke luar Venezuela.

Di Eropa, banesco mengakuisisi Abanca, bank asal Galicia, Spanyol, mengubah wajahnya menjadi pemain signifikan di perbankan Spanyol.

Bagi Escotet, akuisisi di Spanyol bukan sekadar ekspansi, tetapi juga momentum ‘pulang kampung’.

Kini, Banesco beroperasi sebagai grup perbankan lintas negara dengan Spanyol sebagai jangkar strategis.

Escotet menjadi orang terkaya venezuela dan masuk dalam daftar orang terkaya dunia versi Forbes, dengan kekayaan mencapai US$11,3 miliar atau setara Rp190 triliun.