Tutup
EkonomiInvestasiNews

IHSG Terbang Tinggi, Suku Bunga BI Jadi Penentu

314
×

IHSG Terbang Tinggi, Suku Bunga BI Jadi Penentu

Sebarkan artikel ini
kuatnya-ekspektasi-bi-tahan-suku-bunga-dongkrak-ihsg-cetak-rekor-tertinggi
Kuatnya Ekspektasi BI Tahan Suku Bunga Dongkrak IHSG Cetak Rekor Tertinggi

jakarta – Indeks harga Saham Gabungan (IHSG) kembali mencetak rekor tertinggi baru pada perdagangan Senin (19/1/2026).

IHSG melesat 58,46 poin atau 0,64 persen, mencapai level 9.133,87.

Kenaikan ini dipicu oleh ekspektasi pasar terhadap kebijakan Bank Indonesia (BI).

pelaku pasar memperkirakan BI akan mempertahankan suku bunga acuan (BI-rate) di level 4,75 persen.

ekspektasi ini muncul di tengah pelemahan nilai tukar Rupiah.

Pada penutupan pasar Senin, Rupiah melemah hingga mencapai sekitar Rp16.935 per dolar AS.

Rapat Dewan Gubernur (RDG) BI akan berlangsung selama dua hari,pada Selasa-Rabu,20-21 Januari 2026.

Pelaku pasar juga akan mencermati rilis data pertumbuhan kredit bulan Desember 2025.

Pertumbuhan kredit diperkirakan melambat menjadi 7,6 persen secara tahunan (year on year/yoy).

Sebelumnya, pertumbuhan kredit tercatat sebesar 7,74 persen secara tahunan.

Frekuensi perdagangan saham mencapai 3.935.575 kali transaksi, dengan volume saham yang diperdagangkan sebanyak 85,35 miliar lembar senilai Rp 35,91 triliun.

Tercatat 377 saham mengalami kenaikan, 318 saham menurun, dan 110 saham tidak mengalami perubahan nilai.

Sementara itu, bursa Asia ditutup bervariasi di tengah ketidakpastian pasar terkait langkah Presiden AS saat itu, Donald Trump, yang ingin mengakuisisi Greenland.

Trump bahkan mengancam akan memberlakukan tarif baru terhadap delapan negara Eropa yang menentang keputusannya.

Ancaman ini memberikan tekanan pada bursa Eropa.

Indeks-indeks di kawasan Eropa dilaporkan mengalami penurunan pada pembukaan perdagangan.

Hal serupa juga terjadi pada indeks future di bursa AS, Wall Street, yang bergerak melemah.