Bursa Saham

RANS Resmi IPO di BEI: Simak Profil dan Kinerja Saham Terbaru

32
×

RANS Resmi IPO di BEI: Simak Profil dan Kinerja Saham Terbaru

Sebarkan artikel ini

JAKARTA – PT RANS Entertainment Indonesia Tbk (RANS) resmi melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) melalui mekanisme penawaran umum perdana saham (IPO) pada Jumat, 10 Juli 2026. Perusahaan yang bergerak di sektor media, hiburan, dan ekonomi kreatif ini menjadi salah satu emiten baru yang menyita perhatian investor pasar modal.

Berdasarkan Pengumuman Pencatatan Efek Nomor Peng-P-00787/BEI.PP2/07-2026, perseroan mencatatkan total 12.609.250.000 saham. Jumlah tersebut terdiri atas 10.084.250.000 saham pendiri dan 2.525.000.000 saham hasil IPO.

Melalui aksi korporasi ini, RANS melepas porsi free float kepada publik sebesar 20,02%. Perseroan berhasil menghimpun dana segar dari pasar modal dengan nilai mencapai Rp429,25 miliar.

Antusiasme investor terhadap saham RANS terlihat jelas sejak perdagangan perdana dimulai. Pada pukul 09.30 WIB, saham RANS langsung menyentuh level Auto Reject Atas (ARA) di harga Rp228 per lembar.

Data IPOT menunjukkan lonjakan permintaan yang signifikan pada hari pertama pencatatan. Antrean beli saham RANS mencapai sekitar 20 juta lot dan terus menunjukkan tren peningkatan.

PT RANS Entertainment Indonesia Tbk menjalankan bisnis utama di bidang media digital, produksi konten, dan manajemen talenta. Perusahaan juga merambah sektor pemasaran digital, event organizer, hingga pengembangan Intellectual Property (IP).

Dana hasil IPO direncanakan akan digunakan untuk memperkuat ekspansi usaha dan pengembangan teknologi. Selain itu, perseroan akan mengalokasikan dana untuk modal kerja serta perluasan jaringan bisnis.

Ekosistem bisnis RANS mencakup berbagai unit kerja, mulai dari produksi konten YouTube, digital advertising, hingga lisensi merek. Model bisnis terintegrasi ini memungkinkan perusahaan memperoleh pendapatan dari berbagai kanal kreatif.

Manajemen perseroan dipimpin oleh jajaran profesional berpengalaman di industri media. Nagita Slavina Mariana Tengker menjabat sebagai Direktur Utama, didukung oleh jajaran direktur lainnya yakni Grandy Prajayakti, Abrar, dan Rumunggu Yokonapita.

Dewan Komisaris dipimpin oleh Darwin Cyril Noerhadi sebagai Komisaris Utama. Ia didampingi oleh Ambono Janurianto yang menjabat sebagai Komisaris.

Struktur pemegang saham RANS didominasi oleh Raffi Farid Ahmad sebagai pengendali dengan porsi 62,93%. PT Indonesia Entertainmen Grup tercatat memegang 7,23% saham, disusul oleh investor individu dan masyarakat umum.

Kinerja keuangan perseroan pada tahun 2025 menunjukkan adanya kontraksi dibandingkan tahun sebelumnya. RANS mencatatkan pendapatan sebesar Rp353,38 miliar, turun 13,91% dari realisasi tahun 2024 yang mencapai Rp410,50 miliar.

Laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk tercatat sebesar Rp61,05 miliar. Angka ini mengalami penurunan sebesar 38,82% dibandingkan laba bersih tahun 2024 yang mencapai Rp99,80 miliar.

Meski pendapatan menurun, total aset perseroan per 31 Desember 2025 tercatat sebesar Rp461,03 miliar. Sementara itu, total liabilitas berhasil ditekan menjadi Rp120,23 miliar dari posisi sebelumnya sebesar Rp156,53 miliar.

Dengan posisi tersebut, total ekuitas perseroan berada di level Rp340,80 miliar pada akhir tahun 2025. Perusahaan kini fokus mengoptimalkan dana IPO untuk memulihkan kinerja keuangan dan memperluas ekosistem digital.