Jakarta – Inovasi material terbaru pada tahun 2026 sukses menepis keraguan publik mengenai ketahanan ponsel lipat yang sempat menjadi kendala utama sejak teknologi ini muncul.
Samsung kini menyematkan teknologi Flex Titanium untuk memperkokoh struktur layar sekaligus menyamarkan bekas lipatan pada panel utama.
Pihak produsen menegaskan bahwa pembaruan desain tersebut mampu mendongkrak ketangguhan perangkat tanpa mengorbankan fleksibilitasnya.
Hasil pengujian internal membuktikan bahwa engsel ponsel kini jauh lebih awet dengan kemampuan bertahan hingga 500.000 kali buka-tutup.
Berkat kemajuan teknologi tersebut, garis lipatan pada layar kini tampil lebih tipis dan tidak lagi mengganggu kenyamanan pengguna saat mengoperasikan ponsel.
Meski durabilitasnya meningkat pesat, Samsung tetap mengingatkan bahwa lapisan pelindung layar bagian dalam masih memiliki karakter lebih lunak dibanding kaca konvensional.
Pengguna diimbau agar tidak menekan layar menggunakan kuku atau benda tajam demi menjaga keutuhan komponen pelindung bawaan.
Perusahaan juga melarang keras pemilik perangkat untuk melepas lapisan tersebut karena fungsinya sangat krusial bagi struktur layar ponsel.
Secara keseluruhan, generasi terbaru ponsel lipat memang jauh lebih tangguh, namun tetap memerlukan perhatian ekstra dalam penggunaannya dibandingkan smartphone standar.





