Aceh Utara – Warga di Gampong Seureuke kini bisa menikmati akses transportasi yang jauh lebih singkat setelah Jembatan Armco Garuda Tahap III resmi beroperasi.
Durasi perjalanan yang sebelumnya memakan waktu hingga dua jam kini terpangkas drastis menjadi hanya 30 menit.
Infrastruktur penghubung Dusun Manjung dan Dusun Mandiri ini dibangun hanya dalam tempo 18 hari melalui sinergi antara prajurit TNI dan masyarakat setempat.
Sebelum jembatan ini berdiri, warga harus menempuh jalur memutar sepanjang empat kilometer untuk menjalankan aktivitas harian.
Keuchik Gampong Seureuke, Yudimuliadi, menilai kehadiran jembatan tersebut memberikan dampak positif yang nyata terhadap efisiensi mobilitas warga menuju sekolah maupun lahan perkebunan.
Tokoh masyarakat setempat, Mariotoh, turut menyampaikan rasa terima kasih kepada Presiden Prabowo Subianto atas atensi pemerintah dalam pemenuhan infrastruktur krusial di daerahnya.
Menurut Mariotoh, keberadaan jembatan ini merupakan aset jangka panjang yang sangat menentukan masa depan ekonomi serta pendidikan di desa.
Komandan Kodim 0103/Aceh Utara, Letkol Inf Faisal, menyatakan bahwa keberhasilan pembangunan ini berkat kolaborasi solid antara aparat TNI dan warga.
Faisal berpesan agar masyarakat menjaga dan memanfaatkan jembatan tersebut dengan baik demi mendongkrak kesejahteraan warga sekitar.
Proyek di Gampong Seureuke merupakan bagian dari agenda besar pemerintah dalam memulihkan konektivitas di wilayah Aceh pascabencana.
Catatan Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) per 26 Juli 2026 menunjukkan dari 655 jembatan yang rusak terdampak bencana, 380 unit sudah kembali fungsional.
Saat ini, Satgas Jembatan TNI AD sedang menuntaskan pembangunan 120 unit dari total 301 target jembatan yang tersebar di berbagai wilayah Aceh.
Sejauh ini, pengerjaan telah merampungkan 106 unit jembatan Armco, sementara pembangunan jembatan Bailey dan jembatan Perintis terus dipercepat.
Satgas PRR berkomitmen memperketat pengawasan agar seluruh proses rehabilitasi segera tuntas demi menjamin akses masyarakat terhadap layanan publik dan roda ekonomi.






