Jakarta – PT Kereta Api Logistik (KAI Logistik) terus menggenjot pembangunan infrastruktur pergudangan sebagai fokus utama strategi bisnis perusahaan pada tahun 2026. Proyek gudang finished goods yang berlokasi di Bandung dan Purwokerto ditargetkan rampung pada September mendatang.
Direktur Pengembangan Usaha KAI Logistik, Aniek Dwi Deviyanti, menjelaskan bahwa ekspansi ini menjadi langkah strategis untuk memperluas kapabilitas layanan logistik terintegrasi. Hal ini mencakup penguatan layanan distribusi hingga dukungan logistik menyeluruh bagi pelanggan.
“Dengan penguatan sektor pergudangan, KAI Logistik tidak hanya berperan sebagai penyedia layanan distribusi, tetapi juga sebagai bagian penting dalam ekosistem logistik nasional yang mampu memberikan solusi bagi pelanggan,” ujar Aniek, Rabu (20/5/2026).
Fasilitas yang tengah dibangun ini dirancang dengan standar modern dan efisien untuk mengakomodasi berbagai komoditas, seperti bahan makanan dan bahan kimia. Selain area penyimpanan, gudang tersebut juga dilengkapi dengan ruang perkantoran guna memastikan operasional berjalan optimal.
Guna menjaga kualitas bahan pangan, perseroan menyediakan fasilitas cold storage di gudang tersebut. Tak hanya itu, penerapan panel surya juga menjadi bagian dari konsep operasional untuk mendukung efisiensi energi dan kelestarian lingkungan.
Langkah ini diambil di tengah tren positif sektor transportasi dan pergudangan Indonesia yang mencatatkan pertumbuhan 8,04% secara tahunan pada Triwulan I 2026. Pergudangan kini telah bertransformasi menjadi pusat distribusi krusial bagi pelaku usaha untuk menciptakan efisiensi operasional.
Sebelumnya, KAI Logistik telah sukses menyelesaikan pembangunan gudang serupa di wilayah Jakarta dan Cirebon. Keberadaan fasilitas ini diharapkan dapat menjawab kebutuhan pasar yang semakin kompleks sekaligus memberi kontribusi nyata terhadap pertumbuhan ekonomi nasional.







