NewsPendidikan

Kemenko PMK Percepat Rehabilitasi Fasilitas Pendidikan Pascabencana di Agam

8
×

Kemenko PMK Percepat Rehabilitasi Fasilitas Pendidikan Pascabencana di Agam

Sebarkan artikel ini
kemenko-pmk-evaluasi-pemulihan-fasilitas-pendidikan-pasca-bencana-di-agam
Kemenko PMK Evaluasi Pemulihan Fasilitas Pendidikan Pasca-Bencana di Agam

Agam – Kemenko PMK menjadikan Kabupaten Agam sebagai titik pantau utama dalam upaya pemulihan fasilitas pendidikan pascabencana hidrometeorologi, Kamis (23/7).

Wilayah ini dipilih karena tingkat kerusakan bangunan sekolahnya tercatat paling parah dibandingkan daerah lain yang terdampak.

Staf Ahli Bidang Ketahanan Sosial, Ekologi, dan Budaya Kemenko PMK, Sorni Paskah Daeli, memastikan temuan di lapangan akan menjadi bahan laporan strategis kepada Presiden.

Pemerintah pusat kini berupaya memangkas durasi rehabilitasi dan rekonstruksi sekolah menjadi dua hingga tiga tahun saja dari rencana semula selama empat tahun.

Sorni menekankan bahwa efektivitas percepatan pemulihan ini sangat bergantung pada masukan dan kolaborasi dengan pemerintah daerah.

Data Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Agam menunjukkan ada 67 unit sekolah, mulai dari TK hingga SMP, yang mengalami kerusakan akibat bencana.

Asisten II Setdakab Agam, Andrinaldi, menyambut positif kehadiran otoritas pusat untuk mempercepat perbaikan fasilitas yang terganggu.

Ia optimistis sinergi lintas sektor pascakunjungan ini mampu mempercepat normalisasi kegiatan belajar mengajar bagi para siswa.

Saat ini, Pemerintah Kabupaten Agam terus merangkul berbagai relawan serta lembaga swadaya masyarakat untuk bahu-membahu memperbaiki sarana sekolah.

Langkah ini merupakan komitmen berkelanjutan pemerintah daerah dalam memastikan hak pendidikan siswa tetap terjamin meski di tengah masa pemulihan pascabencana.