News

Irman Gusman Kawal Percepatan Pencairan Dana Rehabilitasi Sumatera Barat

13
×

Irman Gusman Kawal Percepatan Pencairan Dana Rehabilitasi Sumatera Barat

Sebarkan artikel ini
gubernur-mahyeldi-dan-irman-gusman-bahas-percepatan-dana-rehabilitasi-rekonstruksi-pascabencana-sumbar
Gubernur Mahyeldi dan Irman Gusman Bahas Percepatan Dana Rehabilitasi Rekonstruksi Pascabencana Sumbar

Padang – Senator RI Irman Gusman mendorong percepatan pemulihan pascabencana di Sumatera Barat melalui koordinasi intensif bersama Gubernur Mahyeldi Ansharullah dan para kepala dinas di Suaso Resto, Selasa (21/7/2026).

Pertemuan tersebut difokuskan untuk mengurai benang kusut kendala teknis dan administratif yang selama ini menghambat jalannya rekonstruksi di daerah.

Kepala Bappeda Sumbar, Zefnihan, mengungkapkan bahwa realisasi anggaran tambahan Transfer ke Daerah (TKD) senilai Rp534,99 miliar masih sangat minim, yakni baru mencapai 7,8 persen atau sekitar Rp204 miliar hingga pertengahan Juli 2026.

Pemerintah Provinsi Sumatera Barat menilai kerumitan mekanisme pencairan dana di tingkat kementerian menjadi faktor dominan lambatnya serapan anggaran tersebut.

Merespons kondisi itu, Gubernur Mahyeldi menyerahkan surat permohonan advokasi kepada Irman Gusman agar kendala penyaluran dana dapat segera dicarikan jalan keluar di level pemerintah pusat.

Irman Gusman menegaskan perlunya relaksasi aturan demi menjamin distribusi dana yang lebih efisien bagi kesejahteraan masyarakat.

Mantan Ketua DPD RI ini mengusulkan pembentukan tim task force khusus yang bertugas merumuskan kajian mendalam sebagai modal negosiasi dengan kementerian terkait.

Irman menekankan bahwa birokrasi yang berbelit-belit tidak boleh mengorbankan kepentingan publik yang sedang menanti pemulihan pascabencana.

Pemetaan masalah yang komprehensif dianggap Irman sebagai langkah krusial agar regulasi pusat tidak lagi menjadi penghambat di daerah.

Irman turut mendesak kementerian segera menjalankan rencana kerja tahun 2026 demi mengoptimalkan pemulihan sektor fisik dan ekonomi.

Gubernur Mahyeldi menyambut positif keterlibatan senator asal Sumbar tersebut dalam mengawal agenda pembangunan pascabencana.

Sinergi lintas lembaga ini diharapkan menjadi momentum strategis untuk segera menuntaskan pembangunan infrastruktur bagi warga Sumatera Barat.