Padang – Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Padang meninjau langsung operasional usaha kuliner Berkah Rasa di Sekretariat Yayasan Berkah Amal Salih, Kelurahan Banuaran Nan XX, pada Kamis (23/7/2026).
Kunjungan ini bertujuan mendokumentasikan keberhasilan para alumni pelatihan dalam mengimplementasikan keterampilan mereka di tengah masyarakat.
Perwakilan BPVP Padang, Hendro, memberikan apresiasi tinggi kepada Herwaty Taher yang dinilai sukses mengembangkan usaha produktif sekaligus memberdayakan warga sekitar.
“Ibu Herwaty Taher merupakan salah satu peserta terbaik kami, yang paling membanggakan adalah penerapan ilmu pelatihan melalui usaha Berkah Rasa serta keterlibatannya dalam memberdayakan masyarakat,” ujar Hendro.
Cece Waty, sapaan akrab Herwaty Taher, menceritakan bahwa bisnis ini lahir dari pelatihan kue kering yang ia ikuti bersama Suwarni dan Arlita pada Februari 2026.
Modal awal usaha tersebut dihimpun secara swadaya oleh Tim Kreatif Yayasan Berkah Amal Salih.
Perkembangan usaha ini turut memikat dukungan dari berbagai pihak, termasuk bantuan oven berkapasitas besar dari Kapolda Sumatera Barat, Komjen Pol. Gatot Tri Suryanta.
Dukungan promosi juga diberikan oleh Wali Kota Padang, Fadly Amran, dan Kapolsek Lubuk Begalung, Kompol Robby Setiadi Purba.
Cece Waty mengaku bahwa perhatian dari para pemangku kepentingan tersebut menjadi bahan bakar semangat timnya untuk terus berinovasi.
Berkah Rasa sendiri merupakan kolaborasi strategis antara alumni BPVP Padang dengan Ketua Yayasan Berkah Amal Salih, Zetri Murni.
Pembina Yayasan Berkah Amal Salih, Saribulih, menjelaskan bahwa unit usaha ini memiliki misi sosial untuk membantu akses pemasaran bagi pelaku UMKM lokal.
“Kami tidak hanya memproduksi kue sendiri, tetapi juga memasarkan produk UMKM masyarakat, terutama para lansia dan ibu rumah tangga yang tergabung dalam Sekolah Lansia SETIA Banuaran, karena tantangan tersulit adalah memperluas akses pasar,” jelas Saribulih.
Eksistensi Berkah Rasa membuktikan bahwa program vokasi BPVP Padang sangat efektif dalam mencetak wirausahawan mandiri yang memberikan dampak ekonomi nyata bagi lingkungan sekitar.






