CSREkonomiNews

Kemnaker dan Indo-Rama Perkuat Kapasitas Wirausaha Lokal di Purwakarta

56
×

Kemnaker dan Indo-Rama Perkuat Kapasitas Wirausaha Lokal di Purwakarta

Sebarkan artikel ini
kemnaker-dan-indo-rama-perkuat-kelompok-tenaga-kerja-mandiri-di-purwakarta
Kemnaker dan Indo-Rama Perkuat Kelompok Tenaga Kerja Mandiri di Purwakarta

Purwakarta – Lima kelompok Tenaga Kerja Mandiri (TKM) di Purwakarta menerima bantuan modal usaha dari Kementerian Ketenagakerjaan dan PT Indo-Rama Synthetics Tbk pada Jumat (7/8/2026).

Kolaborasi antara pemerintah dan sektor swasta tersebut dirancang untuk mengokohkan ekosistem kewirausahaan sekaligus menekan angka pengangguran melalui pemberdayaan komunitas.

Penerima bantuan ini terdiri dari tiga kelompok TKM lanjutan dan dua kelompok TKM pemula yang telah dinyatakan lolos melalui rangkaian seleksi ketat.

Direktur Jenderal Binapenta dan PKK Kemnaker, Sugeng Heri Suseno, menilai bahwa kelompok-kelompok yang terpilih memiliki kapasitas besar dalam menciptakan lapangan kerja baru bagi masyarakat.

Sugeng memberikan apresiasi tinggi kepada PT Indo-Rama Synthetics Tbk atas keberlanjutan kemitraan strategis yang telah membuahkan hasil melalui proses seleksi yang cermat.

“Saya menyampaikan apresiasi kepada PT Indo-Rama Synthetics Tbk yang kembali melanjutkan kemitraan strategis ini, di mana bantuan yang diserahkan hari ini merupakan hasil dari proses seleksi yang panjang dan cermat,” ungkap Sugeng.

Bagi kelompok lanjutan, dana bantuan tersebut dialokasikan untuk memperbarui peralatan, menambah kapasitas produksi, serta memperluas jangkauan pasar melalui platform digital.

Sementara itu, kelompok pemula akan memanfaatkan suntikan modal tersebut sebagai fondasi untuk membangun usaha yang berkelanjutan dan kompetitif di pasar.

Program ini, menurut Sugeng, membawa visi utama untuk mengubah pola pikir masyarakat agar beralih dari sekadar pencari kerja menjadi aktor pencipta lapangan kerja.

Ia menegaskan, “Inilah esensi Program Tenaga Kerja Mandiri, yaitu mengubah pencari kerja menjadi pencipta lapangan kerja.”

Keberhasilan program ini telah terbukti melalui rekam jejak tahun lalu, di mana unit usaha yang didukung sukses menyerap tenaga kerja lokal lewat penguatan rantai pasok.

Sugeng pun berpesan agar para penerima bantuan tetap disiplin dan terus berinovasi dalam mengelola modal usaha guna mendukung kemandirian ekonomi di tingkat daerah.