Limapuluh Kota – Bupati H. Safni dan Wakil Bupati Ahlul badrito Resha genap satu tahun memimpin kabupaten Limapuluh Kota. Pasangan yang dikenal dengan sebutan Sakato ini fokus pada pembangunan berkelanjutan di berbagai sektor.
Sektor-sektor prioritas tersebut meliputi pendidikan, kesehatan, pertanian, perikanan, peternakan, dan ekonomi kerakyatan.
Dilantik pada 20 Februari 2025, Bupati Safni dan Wakil Bupati Ahlul Badrito Resha langsung bergerak cepat. Mereka memetakan potensi SDM dan SDA untuk mewujudkan Limapuluh Kota yang maju dan mandiri.
Salah satu komitmen Bupati Safni adalah menolak pembelian mobil dinas baru.Anggaran tersebut dialihkan untuk membeli alat berat ekskavator, mengingat Limapuluh Kota rawan bencana alam.
Bupati juga aktif berkomunikasi dengan pemerintah pusat, termasuk kementerian dan anggota DPR RI asal Sumatera Barat. Tujuannya, meyakinkan potensi SDA dan SDM yang dimiliki Limapuluh Kota.
Upaya ini membuahkan hasil dengan kucuran dana miliaran rupiah dari pemerintah pusat. Dana tersebut dialokasikan untuk rehabilitasi daerah irigasi melalui Inpres 2/2025 yang dibiayai Kementerian PUPR.
Beberapa daerah irigasi yang mendapatkan rehabilitasi antara lain bandar Aur Duri dan Bandar Baru di Kecamatan bukit Barisan, serta Bandar Gadang dan Bandar kaludan di Kecamatan Situjuah Limo Nagari.
Selain itu,bantuan alsintan dan bibit padi unggul juga berhasil didapatkan melalui anggota DPR RI Cindy Monica Salsabila untuk mendukung program ketahanan pangan.
Bupati Safni juga fokus pada budidaya perikanan air tawar dan menjemput bibit ikan unggul di Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).
Usulan normalisasi aliran sungai sebagai antisipasi banjir juga mendapat perhatian dari Kementerian PUPR.
Pembangunan trotoar sepanjang 6 KM di IKK dan perbaikan Jalan Payakumbuh-Lintau juga mendapat respon positif. Bahkan, Menteri PU langsung turun melihat kondisi jalan tersebut.
Di bidang keagamaan, Limapuluh Kota berhasil meraih juara umum MTQ Nasional tingkat Sumbar ke-41.
Pasangan Sakato juga meluncurkan program “Sakato Mangaji” yang mewajibkan membaca Al-Qur’an 15 menit sebelum belajar. Selain itu, ada program SAKATOLIKO untuk melindungi pekerja rentan melalui jaminan BPJS Ketenagakerjaan.
Wakil Bupati Ahlul Abdrito Resha juga meluncurkan branding Kabupaten Limapuluh Kota sebagai The Central Of Agro. Tujuannya, memperkuat citra daerah sebagai pusat agrobisnis dan agroindustri berbasis potensi lokal.







