News

Mahyeldi Ajak ASN Jadikan Wakaf Kolektif untuk Pembangunan Sumbar

39
×

Mahyeldi Ajak ASN Jadikan Wakaf Kolektif untuk Pembangunan Sumbar

Sebarkan artikel ini
gubernur-mahyeldi-ajak-asn-jadikan-wakaf-sebagai-gerakan-membangun-sumbar
Gubernur Mahyeldi Ajak ASN Jadikan Wakaf sebagai Gerakan Membangun Sumbar

Padang – Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah, mengajak seluruh ASN di lingkungan pemerintah provinsi untuk menjadikan wakaf sebagai aksi kolektif guna membantu pembangunan daerah.

Ajakan ini disampaikan saat kegiatan Subuh Mubarak di Masjid Raya Syekh Ahmad Khatib Al-Minangkabawi pada Minggu (2/8/2026).

Kegiatan yang mengangkat tema “Menanam Amal Jariyah Melalui Wakaf, Menuai Pahala Tanpa Batas” tersebut dihadiri oleh jajaran kepala OPD, ASN, serta anggota Paskibraka Sumbar 2026.

Mahyeldi memberikan apresiasi kepada pegawai yang tetap disiplin mengikuti agenda bulanan tersebut.

Menurutnya, forum ini menjadi wadah penting untuk menempa karakter ASN agar lebih berintegritas dan memiliki semangat pengabdian yang tinggi.

“Subuh Mubarak bukan sekadar kegiatan ibadah rutin, tetapi juga menjadi ruang pembinaan karakter ASN agar memiliki integritas yang kuat serta semangat melayani masyarakat dengan penuh tanggung jawab,” tegas Mahyeldi.

Ia juga menyoroti materi dari Ustaz H. Yendri Junaidi, Lc., M.A., yang mengulas potensi ekonomi dan sosial dari pengelolaan wakaf secara profesional.

Gubernur berharap budaya berwakaf dengan nominal ringan namun konsisten dapat segera melekat di kalangan pegawai.

Ia memaparkan hitungan potensi dana yang luar biasa jika 25.000 ASN masing-masing menyisihkan Rp1.000 setiap hari.

“Dari total 25.000 pegawai di lingkup Pemprov Sumbar, jika masing-masing menyisihkan 1.000 rupiah saja pendapatannya untuk wakaf setiap hari, maka terkumpul 25 juta rupiah per hari,” urai Mahyeldi.

Dana yang terhimpun nantinya akan difokuskan untuk sektor pendidikan, peningkatan kualitas SDM, serta penanggulangan kemiskinan.

Sebagai langkah awal, Mahyeldi menginstruksikan agar lima ASN yang telah memiliki sertifikat Nazhir Wakaf segera diberdayakan untuk mengelola amanah tersebut.

Selain itu, ia mendorong pembentukan lembaga Minang Global Wakaf untuk memastikan transparansi dan akuntabilitas pengelolaan dana.

Pemerintah provinsi juga membuka peluang sinergi dengan Baznas, pelaku usaha, hingga para perantau untuk memperkuat ekosistem wakaf.

Mahyeldi optimistis kolaborasi lintas pihak ini akan menjadi instrumen penting dalam mengakselerasi pembangunan berkelanjutan di Sumatera Barat.