Tangerang – IKEA Indonesia menghadirkan inisiatif bertajuk “Luangkan Ruang: Agar yang Berarti Selalu Punya Tempat” untuk membantu masyarakat mengatasi keterbatasan lahan di hunian mereka.
Upaya ini berangkat dari kesadaran bahwa perubahan fase hidup, anggota keluarga baru, hingga hobi kerap membuat rumah terkesan semakin sempit.
Interior Design Leader IKEA Indonesia, Alfinda Krista Rahardyana, menekankan bahwa kendala sebenarnya bukan terletak pada sempitnya bangunan, melainkan pada optimalisasi pengaturan ruang yang belum maksimal.
Alfinda menambahkan, pola penggunaan kamar tidur saat ini telah bergeser menjadi ruang multifungsi untuk bekerja, belajar, sekaligus tempat penyimpanan barang pribadi.
Solusi hunian fungsional, menurutnya, dapat dicapai dengan memanfaatkan setiap sudut rumah yang sebelumnya tidak terpakai secara efektif.
Public Relations Manager IKEA Indonesia, Ririn Basuki, menyatakan bahwa visi perusahaannya adalah mewujudkan keseharian yang lebih baik melalui pemahaman mendalam terhadap kebutuhan keluarga.
Melalui kampanye ini, masyarakat diharapkan mampu menciptakan hunian fleksibel yang mampu beradaptasi dengan perubahan tanpa perlu melakukan renovasi besar-besaran.
Art Director & Videographer, Rudy Ferdianrus, berbagi pengalamannya dalam menyiasati keterbatasan ruang di rumah bagi keluarganya.
Rudy memilih untuk melakukan penataan ulang furnitur dan memaksimalkan penggunaan area dinding sebagai ruang penyimpanan ekstra demi kenyamanan beraktivitas.
Ia menegaskan bahwa langkah efisien tersebut terbukti mampu mengubah sudut-sudut rumah menjadi area yang jauh lebih nyaman.
Informasi lebih mendalam mengenai solusi penataan interior ini bisa diakses masyarakat melalui situs IKEA.co.id, media sosial, atau dengan mendatangi gerai IKEA terdekat.






