Tutup
News

Mahyeldi Dampingi Menaker Resmikan Fasilitas Air Bersih Koto Tangah

68
×

Mahyeldi Dampingi Menaker Resmikan Fasilitas Air Bersih Koto Tangah

Sebarkan artikel ini
gubernur-mahyeldi-dampingi-kunjungan-kerja-menaker-ri-di-kota-padang
Gubernur Mahyeldi Dampingi Kunjungan Kerja Menaker RI di Kota Padang

Padang – Pemerintah pusat dan daerah meresmikan pemanfaatan sumur bor beserta fasilitas tempat wudhu baru di Masjid Raya kenagarian Balai Gadang, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, Kamis (14/5/2026).Fasilitas ini disiapkan untuk menjawab kebutuhan air bersih warga setelah bencana hidrometeorologi melanda kawasan itu pada akhir 2025.

Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah hadir mendampingi Menteri Ketenagakerjaan RI Yassierli dalam peresmian tersebut. Kehadiran fasilitas air bersih itu dinilai penting karena menjadi penopang aktivitas masyarakat di tengah proses pemulihan pascabencana.

Yassierli menyebut bantuan itu disalurkan melalui lembaga kemanusiaan Human Initiative. ia menegaskan bantuan tersebut berangkat dari keinginannya memberi manfaat langsung bagi daerah asalnya.

“Ini sebagai tanggung jawab saya sebagai putra daerah sini. Mudah-mudahan ini bermanfaat bagi masyarakat,” kata Yassierli.

Selain menghadirkan sumur bor, Kementerian Ketenagakerjaan juga menyiapkan program pelatihan teknologi informasi bagi 3.100 pemuda di Kecamatan Koto Tangah. Program ini dirancang untuk meningkatkan keterampilan sekaligus membuka peluang kerja bagi generasi muda setempat.

yassierli mengatakan program itu sengaja dibuat lebih luas dampaknya agar tidak berhenti pada penyediaan air bersih semata. “Kemarin kita berpikir kalau cuma sumur bor kurang seru.Maka kita tambahkan dengan bonus pelatihan IT untuk 3.100 anak muda Kecamatan Koto Tangah,” ujarnya.

Ia menambahkan, kementerian akan terus mendorong program yang menyentuh kebutuhan riil masyarakat, mulai dari peningkatan kompetensi hingga pengembangan kewirausahaan. menurut dia, Sumatera Barat memiliki potensi besar untuk menjadi daerah prioritas pelaksanaan program serupa.

Mahyeldi mengapresiasi dukungan semua pihak yang terlibat dalam pembangunan fasilitas tersebut. Ia menilai keberadaan sumur bor dan tempat wudhu baru sangat membantu warga memenuhi kebutuhan air bersih selama masa pemulihan.

“Kehadiran fasilitas air bersih ini menjadi jawaban atas kebutuhan mendasar masyarakat sekaligus bentuk nyata solidaritas kemanusiaan di tengah masa pemulihan,” ujar Mahyeldi.

ia juga berharap kolaborasi antara pemerintah,lembaga kemanusiaan,dunia usaha,dan komunitas sosial terus diperkuat agar pemulihan pascabencana berjalan lebih cepat dan merata.

Acara peresmian turut dihadiri Wakil Wali Kota Padang maigus Nasir, presiden Human Initiative Tomy Hendrajati, unsur Forkopimda Provinsi Sumbar dan Kota Padang, pimpinan OPD pemprov Sumbar dan Pemko Padang, serta Ketua Pengurus Masjid Raya balai Gadang Firman, S.T.