Jakarta – Pasar ponsel kelas menengah atas tahun 2026 semakin sengit dengan kehadiran iQOO 15R dan realme GT 7 sebagai alternatif terjangkau dari dominasi perangkat flagship konvensional.
Kedua produk ini memposisikan diri sebagai penantang langsung bagi ponsel papan atas buatan Samsung, Apple, maupun Xiaomi lewat penawaran harga yang jauh lebih ekonomis.
Realme GT 7 hadir dengan pendekatan perangkat serba bisa yang mengunggulkan fleksibilitas sistem kamera bagi para penggunanya.
Sebaliknya, iQOO 15R memfokuskan diri pada performa komputasi murni dan ketahanan baterai untuk menunjang kebutuhan pengguna yang intens.
Secara teknis, realme GT 7 menawarkan kenyamanan visual lebih baik melalui bentang layar AMOLED seluas 6,78 inci dengan refresh rate 120 Hz.
iQOO 15R memberikan pengalaman layar yang lebih tajam dan terang berkat panel AMOLED 6,59 inci berkecepatan 144 Hz dengan tingkat kecerahan mencapai 5.000 nits serta sertifikasi IP68 dan IP69.
Sektor performa iQOO 15R didukung oleh chipset Snapdragon 8 Gen 5 yang dikombinasikan dengan RAM LPDDR5X Ultra serta memori internal UFS 4.1.
Realme GT 7 memilih chipset MediaTek Dimensity 9400e yang menonjolkan efisiensi daya unggul untuk kenyamanan bermain gim dalam durasi panjang.
Meski keduanya mampu menangani gim berat seperti Genshin Impact dengan mulus, keunggulan tenaga mentah pada CPU dan GPU masih dipegang oleh iQOO 15R.
Perbedaan fundamental lainnya terletak pada sektor fotografi, di mana iQOO 15R membatasi diri pada satu sensor utama 50 MP dengan dukungan OIS.
Pilihan fotografi yang lebih variatif justru ditawarkan oleh realme GT 7 melalui konfigurasi lensa lebih lengkap, sehingga lebih cocok bagi pengguna yang mencari fleksibilitas pengambilan gambar.






