Tutup
EkonomiNews

Menkeu Sambangi Fitch: Ekonomi Indonesia Baik-Baik Saja

255
×

Menkeu Sambangi Fitch: Ekonomi Indonesia Baik-Baik Saja

Sebarkan artikel ini
soal-outlook-negatif-fitch-ratings,-purbaya:-mereka-sangka-menkeu-baru-enggak-bisa-ngitung
Soal Outlook Negatif Fitch Ratings, Purbaya: Mereka Sangka Menkeu Baru Enggak Bisa Ngitung

Jakarta – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa buka suara terkait penurunan outlook peringkat utang Indonesia oleh Fitch Ratings. Lembaga pemeringkat internasional itu memangkas outlook dari stabil menjadi negatif.

Menkeu Purbaya menduga langkah Fitch didasarkan pada persepsi terhadap pemerintahan baru dan posisinya sebagai Menteri Keuangan yang baru.

“Mungkin karena mereka mengira ini masih pemerintahan baru, dan Menteri Keuangan juga baru, jadi mereka sangka jangan-jangan Menteri Keuangan enggak bisa ngitung,” ujar Purbaya dalam konferensi pers di Kementerian Keuangan, Jumat (6/3/2026).

purbaya mengakui, salah satu penyebabnya adalah dirinya belum pernah melakukan kunjungan ke luar negeri untuk memperkenalkan diri sebagai Menkeu.

“Memang itu salah saya juga, karena saya enggak pernah ke luar negeri,” katanya.

Awalnya, purbaya enggan melakukan kunjungan ke luar negeri sebelum pertumbuhan ekonomi mencapai 6 persen. Namun, kini ia mengubah pandangannya dan akan aktif mempromosikan kondisi perekonomian Indonesia.

“Tadinya saya pikir, sebelum (ekonomi) Indonesia tumbuh 6 persen, saya enggak akan ke luar negeri. Tapi sekarang mesti berubah karena saya mesti marketing juga keadaan kita seperti apa,” jelas Purbaya.

ia menduga Fitch melihat adanya kelemahan struktural dalam APBN.Padahal, rasio utang terhadap PDB masih dalam kondisi aman.

“Defisit ke PDB kita aman. Pertumbuhan (ekonomi) kita bahkan tertinggi di G20. Tapi kenapa yang diincar Indonesia,” ungkap Purbaya.

Purbaya memastikan akan melakukan kunjungan kerja ke luar negeri pada April 2026. Ia akan menghadiri pertemuan IMF-World Bank di Washington DC, AS, sekaligus mempromosikan kondisi perekonomian Indonesia.

“Jadi April (2026) saya akan ke luar negeri, untuk memastikan bahwa Menteri Keuangan kita ngerti lah apa yang dikerjakan,” tegasnya.

Sebagai informasi tambahan, Purbaya juga melaporkan bahwa penyaluran THR ASN telah mencapai Rp 3,1 triliun.